Selasa, 24 Mei 2022
23 Syawal 1443

Mudik Lebaran, DKI Siapkan Gerai Vaksin Booster di Seluruh Terminal Ibu Kota

Terminal Jakarta saat Mudik 2022

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta  menyiapkan gerai vaksin COVID-19 dosis ketiga atau booster di seluruh terminal di Ibu Kota. Penyediaan gerai vaksin booster di terminal jelang masa mudik Lebaran 2022 ini beroperasi pada 25 April hingga 10 Mei mendatang.

“Kami siapkan di semua terminal,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan, Selasa (12/4/2022).

Syafrin memastikan petugas di terminal bakal mengecek persyaratan mudik. “Jadi bagi yang akan ikut vaksin booster, kita akan arahkan ke titik melakukan vaksin sebelum berangkat, atau yang bersangkutan memilih untuk ikut mengikuti tes antigen,” jelasnya.

Baca juga
Dosis Ketiga Vaksin Sinovac Tingkatkan Efektivitas Melawan COVID-19

Sebagai informasi, pemerintah mengizinkan masyarakat untuk mudik pada Idul Fitri 2022 di tengah pandemi COVID-19. Syaratnya sebagai berikut;

1. Orang yang telah mendapatkan vaksinasi dosis lanjutan alias booster tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

2. Orang yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen. Sampelnya kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT PCR dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.

3. Orang yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR. Sampelnya dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

Baca juga
Terancam Sanksi WADA, Kecerobohan Lembaga Anti-Doping Indonesia Jadi Sorotan

4. Orang dengan penyakit komorbid tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR.  Sampelnya dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan. Wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah menyatakan yang bersangkutan belum atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19.

5. Anak dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen. Namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan COVID-19. [yud]

Tinggalkan Komentar