Selasa, 17 Mei 2022
16 Syawal 1443

Mudik Naik Sampan, Ayah Dua Anak Hilang Tergulung Ombak di Perairan Bali

Jembrana 1 (1) - inilah.com
Seorang pemudik dari Desa Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, hilang di laut saat hendak mudik ke Jawa dengan naik sampan, Kamis (28/4/2022). Foto: Antara News Bali/Gembong Ismadi

Nasib malang menimpa Hermanto (41). Ayah dua anak ini hilang di laut saat mudik naik sampan dari Desa Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali menuju Jawa Timur (Jatim).

“Kejadiannya (Kamis) pagi. Warga masih melakukan pencarian,” kata Kepala Desa Pengambengan Kamaruzaman, di lokasi, Kamis (28/4/2022).

Kamaruzaman menjelaskan, Hermanto awalnya berangkat mudik naik sampan dengan tujuan Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jatim. Ia bersama sang istri Erna Aprilia (34), dua orang anaknya, serta satu keponakan mereka.

Hermanto mengemudikan langsung sampan yang ditumpangi bersama keluarganya itu. Menurut Kamaruzaman, Hermanto hilang tak lama setelah sampan bertolak dari pantai Desa Pengambengan.

Baca juga
Tips Memasang Roof Box di Atap Mobil untuk Persiapan Mudik Lebaran

“Keterangan saksi, Hermanto terpental ke laut dan hilang. Saat kejadian, jaraknya belum jauh dari pantai sini,” terang Kamaruzaman.

Dia mengaku tidak tahu persis penyebab Hermanto terpental. Namun, dari informasi beredar, pria itut erkena besi yang berfungsi untuk menghidupkan mesin.

“Kemungkinan sesaat setelah sampan jalan, mesin mati. Saat menghidupkan lagi, ia kena besi yang biasa untuk menghidupkan mesin,” katanya.

Kamaruzaman mengungkapkan, istri Hermanto melihat suaminya jatuh ke laut. Meski begitu, sang istri tidak bisa menolong. Hermanto pun hilang tergulung arus dan ombak.

Sebagai informasi, nelayan di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara memang sudah sering pergi ke Muncar menggunakan perahu maupun sampan. Sebab, jarak antara kedua lokasi tidak terlalu jauh.

Tinggalkan Komentar