Jumat, 27 Januari 2023
05 Rajab 1444

Muhammadiyah Akan Beli Gereja di Madrid Spanyol untuk Masjid dan Madrasah

Kamis, 10 Nov 2022 - 07:50 WIB
Penulis : DSY
Editor : Dewa Panggalih
Whatsapp Image 2022 10 22 At 12.13.51 - inilah.com
Ketua Pengurus Muhammadiyah Jawa Timur, Saad Ibrahim.

Langkah yang dilakukan Muhammadiyah Jawa Timur tersebut,  menurut Saad, terinspirasi terobosan yang dilakukan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang terlebih dahulu mendirikan Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) dan Muhammadiyah Australia College (MAC), Australia.

 

Persyarikatan Muhammadiyah tengah merundingkan pembelian sebuah gedung yang sebelumnya  sebuah gereja di Madrid, Spanyol, untuk dijadikan masjid dan madrasah. Kepastian akan hal tersebut dinyatakan Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Saad Ibrahim, yang baru pulang dari kunjungan ke Turki dan Spanyol.

Menurut Saad, ia merima tawaran itu dari Dubes RI di Spanyol, Muhammad Najib ketika bertemu di Madrid. Gereja yang ditinggalkan jemaatnya itu rencananya akan dibeli Muhammadiyah wilayah Jawa Timur. Harga yang saat ini ditawarkan sekitar Rp 40 miliar.

Baca juga
Natal, Jemaat Gereja Maksimal 50 Persen dan Wajib Ada Satgas COVID-19

Langkah yang dilakukan Muhammadiyah Jawa Timur tersebut,  menurut Saad, terinspirasi terobosan yang dilakukan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang terlebih dahulu mendirikan Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) dan Muhammadiyah Australia College (MAC), Australia.

Berbicara dalam sebuah acara tabligh akbar di Mojokerto, Jawa Timur, belum lama ini, Saad mengatakan, rencana tersebut sudah sampai pada tahap perundingan di antara Muhammadiyah dengan pemilik Gedung.

Muhammadiyah, kata dia, terpanggil untuk melakukan berbagai kegiatan yang mencerahkan semesta. Saad dalam tabligh itu juga menekankan, dalam kehidupan masyarakat kekinian yang semakin sekuler, Islam dan Muhammadiyah harus berperan aktif untuk menjaga corak kehidupan masyarakat agar tidak berlepas diri dari agama, terutama Islam.

Baca juga
Muktamar ke-48 Muhammadiyah Bakal Dihadiri Tiga Juta Penggembira

“Kami perhatikan tempat ibadah, termasuk kami juga masuk ke sebuah tempat ibadah dari agama yang lain, itu hanya diisi kira-kira sepuluh sampai sebelas orang saja . Dan itu terjadi hampir di banyak kawasan di Spanyol,”kata dia.

Menyaksikan realitas tersebut, Saad mengatakan, Muhammadiyah berpikir tentang kiprah semesta yang dipertegas menjadi tema besar Muktamar ke-48 Muhammadiyah-‘Aisyiyah. “Agar tidak menjadi tema yang kosong makna, Muhammadiyah Jawa Timur menerima tantangan untuk membeli rumah ibadah agama lain itu untuk dijadikan masjid dan Muhammadiyah Boarding School di Madrid, Spanyol,”kata dia.

Ia berharap, sebagaimana pada era-era sebelumnya di mana Spanyol merupakan puncak kejayaan Islam, kedatangan Muhammadiyah ke Spanyol itu bisa Kembali membawa cahaya Islam ke kehidupan sehari-hari di sana. [  ]

Tinggalkan Komentar