Muhammadiyah: Bangsa Indonesia Harus Bangkit dari Pandemi

Img 20211118 124722 - inilah.com
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir meminta Bangsa Indonesia bangkit dari pandemi COVID-19.

“Bangsa Indonesia harus bangkit dari pandemi dan sigap menyelesaikan masalah-masalah negeri,” kata Haedar Nashir saat menyampaikan pidato dalam Milad ke-109 Muhammadiyah di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kamis (18/11/2021).

Indonesia memiliki potensi dan peluang yang positif untuk bangkit dari pandemi serta menyelesaikan berbagai persoalan negeri. Menurutnya, kecintaan, kebersamaan, dan pengkhidmatan berbagai komponen bangsa masih bertumbuh dengan baik sebagaimana ditunjukkan Muhammadiyah dan umat Islam maupun golongan keagamaan dan kebangsaan yang lain.

“Banyak potensi anak negeri yang hebat dan berprestasi di dalam negeri maupun mancanegara. Kekayaan alam dan budaya Indonesia sangatlah kaya sebagai anugerah Tuhan,” ujar dia.

Baca juga  Haedar Nashir Sebut Tiga Tokoh PAN Ini Berjasa Pada Muhammadiyah

Sikap optimistik disertai usaha yang maksimal, menurut dia, penting untuk terus dilakukan agar Indonesia dapat mengatasi wabah ini dengan langkah yang semakin terencana.

Segala kebijakan dan ikhtiar kolektif, sambung Haedar, mesti dilakukan secara simultan dengan perencanaan ke depan yang matang termasuk dalam melakukan pemulihan dan penanganan dampak pandemi.”Segala ikhtiar yang bersifat rasional ilmiah dan spiritual rohaniah harus terus dilakukan sebagai jalan jihad untuk mengakhiri pandemi ini,” ujar dia.

Seberat apapun masalah yang dihadapi bangsa Indonesia, menurut Haedar, jika pemerintah serta semua komponen bangsa berkomitmen kuat, bersatu, dan melangkah bersama secara serius dan terencana maka akan terdapat jalan keluar dari kesulitan.

Baca juga  Tips untuk Orangtua Siapkan Kesehatan Fisik dan Mental untuk Anak

“Hindari sikap dan langkah yang serampangan, tidak prioritas, kontraproduksi, dan kegaduhan yang diakibatkan oleh pola pikir yang salah kaprah dalam membangun dan membawa Indonesia,” tandasnya.

Tinggalkan Komentar