Kamis, 11 Agustus 2022
13 Muharram 1444

Muhammadiyah Sentil Dunia Barat yang Diam Soal Konflik Palestina Tapi Galak ke Rusia

Selasa, 19 Apr 2022 - 05:35 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (Foto ist) - inilah.com
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (Foto ist)

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menganggap dunia barat seakan membisu jika adanya penyerangan rakyat Palestina oleh tentara Israel dan berbeda halnya dengan kasus agresi Rusia ke Ukraina yang langsung bereaksi keras dan memberikan sanksi.

“Bila ada satu peristiwa dengan korban kecil di suatu negara selalu mudah menjadi isu dunia sebagai pelanggaran HAM, namun tidak berlaku bagi Israel,” ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengutip laman resminya, Senin (18/04/2022)

Pernyataan Haedar ini merespons agresi Israel terhadap rakyat Palestina di Masjid Al Aqsa, Yerussalem, dalam beberapa hari terakhir. Dalam agresi ini, puluhan rakyat Palestina mengalami luka-luka akibat serangan tentara Israel.

Baca juga
Setelah GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood, Kini Bakal Bertambah Tiktok Kitchen

Haedar mengatakan bahwa negara yang selama ini mengusung HAM, termasuk lembaga,dan forum-forum agama yang mengusung perdamaian, juga tidak bereaksi atas serangan Israel terhadap Palestina.

Padahal, kata dia, sejatinya serangan demi serangan Israel terhadap wilayah dan bangsa Palestina sama dengan menyerang brutal dan menghancurkan peradaban dunia.

“Karena yang diserang ialah manusia, kebebasan, hak dan eksistensi hidup sebuah bangsa yang semestinya menikmati kemerdekaannya secara leluasa,” katanya.

Haedar juga bertanya tentang konsistensi negara-negara besar dunia dan lembaga HAM yang masih saja membiarkan Israel untuk menyerang, menyerbu, menginvasi, mengaresi dan menindas bangsa lain.

Dia juga membandingkan dengan kejadian di Irak era Saddam Hussein menginvasi Kuwait, waktu itu negara-negara sekutu Eropa sigap menghancurkan Irak hingga negara itu hancur sampai saat ini.

Begitu pun bila ada invasi atau pelanggaran HAM berat di suatu negara, banyak suara menentang dan mengecam. “Namun Israel kekecualian. Inilah nestapa dan kelumpuhan peradaban dunia modern saat ini!”. Tandasnya.

Baca juga
AS dan Eropa Kompak Larang Impor Minyak Rusia, Harga Meroket Tembus US$130 per Barel

Sebagai informasi sebelumnya, dalam serangan sebelum subuh yang pasukan Israel lakukan menyebabkan sedikitnya 152 Warga Palestina terluka. Hal itu pasukan keamanan Israel lakukan dengan menembakkan peluru karet, granat kejut, dan memukul demonstran dengan tongkat polisi ke warga Palestina di Masjid Al Aqsa.

Tinggalkan Komentar