Selasa, 28 Juni 2022
28 Dzul Qa'dah 1443

MUI Ingin Babel Jadi Destinasi Wisata Halal, Ini Alasannya

Sabtu, 18 Jun 2022 - 23:15 WIB
MUI Ngotot Babel Jadi Destinasi Wisata Halal, Ini Alasannya
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Zayadi Hamzah,

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Zayadi Hamzah mendorong Babel jadi pusat destinasi wisata halal.

“Kami menginginkan ke depannya kepariwisataan di Bangka Belitung yang mempunyai kekayaan alam wisata mampu menjadi wisata halal bertaraf nasional,” kata Zayadi di Sungailiat, Kep Babel, Sabtu (18/6/2022).

Dia menjelaskan, wisata halal bukan merupakan kegiatan Islamisasi melainkan upaya memberikan kelengkapan layanan bagi wisatawan Muslim di objek wisata seperti tersedianya musola, tempat wudu, tersedianya makanan yang halal.

“Awal contoh pengembangan wisata halal akan di mulai dari desa wisata yang sudah dibentuk di masing-masing daerah untuk mempermudah penerapan karena sebagian sudah didukung infrastruktur,” katanya.

Baca juga
Waketum MUI: Ketidakadilan Biang Radikalisme, Terorisme, dan Separatisme

Zayadi bilang, wisata halal dapat terwujud secara bertahap di Babel yang nantinya mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung.

Menurutnya, wisata halal juga dukung produk halal hasil olahan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang saat ini diketahui tumbuh cukup pesat hampir di seluruh daerah di Provinsi Bangka Belitung.

Saat ini, sertifikat halal sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kepulauan Babel mencapai 2.200 sertifikat. Didominasi pelaku UMKM di Kabupaten Bangka.

“Angka tersebut akan mengalami peningkatan hingga akhir 2022 karena jumlah pelaku UMKM terus berkembang di setiap daerah,” ujarnya.

Baca juga
PBNU Bahas Pengunduran Diri Kiai Miftah sebagai Ketum MUI

Objek wisata halal akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara karena tidak didapati di negaranya dan diharapkan masyarakat dapat mendukung pengembangan wisata halal guna kepentingan pembangunan.

 

Tinggalkan Komentar