Sabtu, 21 Mei 2022
20 Syawal 1443

Nadal Tembus Semifinal Usai Laga 4 Jam Hadapi Denis

2022 01 25t081451z 1 Lynxmpei0o0ag Rtroptp 4 Tennis Ausopen - inilah.com
Nadal Tembus Semifinal Usai Laga 4 Jam Hadapi Denis

Rafael Nadal akhirnya menapak ke sefiminal Australia Open usai bertarung sengit lima set melawan Denis Shapovalov

Unggulan keenam asal Spanyol itu mengalahkan unggulan ke-14 asal Kanada 6-3, 6-4, 4-6, 3-6, 6-3 dalam empat jam delapan menit yang mendebarkan di Rod Laver Arena untuk maju ke semifinal ketujuhnya di Melbourne.

Di semifinal, Nadal bakal menghadapi pemenang pertarungan antara Matteo Berrettini dan Gael Monfils.

Pertandingan tersebut merupakan kemenangan sulit bagi Nadal atas petenis berusia 22 tahun itu, yang bangkit dari kekalahan dua set langsung dari unggulan ketiga Alexander Zverev.

“Hari ini sangat berat. Sejujurnya saya tidak berlatih untuk itu,” kata Nadal, dikutip dari AFP.

Baca juga
Hasil IYC 2021: Indonesia All Star Imbangi Barcelona

Legenda tenis Spanyol itu memiliki catatan yang sama dengan rival besarnya Roger Federer dan Novak Djokovic dengan 20 gelar major. Sementara Djokovic dideportasi karena masalah vaksinasi dan Federer mengalami cedera, ada peluang besar bagi Nadal untuk berada di puncak.

Nadal, juara Australian Open 2009, mengalami musim 2021 yang buruk karena cedera kaki kronis yang diikuti oleh serangan COVID-19 pada Desember.

Dia melaju untuk memimpin dua set tetapi tampak terhambat oleh masalah perut sebelum akhirnya selamat dari perlawanan penuh semangat Shapovalov.

“Perut saya mulai tidak enak. Mereka memeriksa semua baik-baik saja dengan tubuh saya,” kata Nadal yang mendapat perawatan medis di set keempat.

Baca juga
Frankfurt vs West Ham, The Hammers Intip Peluang Capai Final

“Saya minum beberapa tablet untuk mencoba dan memperbaiki perut saya.”

Nadal tampak berada di jalurnya untuk kemenangan tiga set langsung sebelum Shapovalov membalas untuk membawa pertandingan perempat final tersebut ke klimaks set penentuan yang mendebarkan.

Nadal mematahkan servis gim pembuka Shapovalov dan bertahan untuk meraih kemenangan. Petenis Kanada yang penuh semangat itu membanting raketnya ke lapangan dengan marah karena kalah dalam pertempuran epik tersebut.

Tinggalkan Komentar