Senin, 30 Januari 2023
08 Rajab 1444

NasDem akan Tetap Satu “Kapal” dengan Jokowi hingga 2024

Sabtu, 12 Nov 2022 - 17:48 WIB
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. (Foto: Biro Pers Setpres)
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. (Foto: Biro Pers Setpres)

Pengamat politik Ray Rangkuti mengakui Partai NasDem memang akan tetap satu “kapal” dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Artinya, partai besutan Surya Paloh itu terus mendukung pemerintahan Presiden Jokowi hingga tahun 2024.

“Memperlihatkan posisi NasDem yang berbeda jauh dari pemerintah akan dapat menyulitkan posisi elektoral NasDem,” kata Ray kepada Inilah.com, Sabtu (12/11/2022).

Ray menjelaskan, tiga politikus Partai NasDem sejauh ini juga masih menjabat menteri. Mereka adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Lebih jauh, kata Ray, Partai NasDem memang tetap perlu satu barisan di pemerintahan Presiden Jokowi setelah keputusan partai itu mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden. Sebab, lanjut dia, keputusan mengusung Anies memang akan turut menambah perolehan suara NasDem. Namun, pemilih moderat NasDem dinilai bisa beralih jika partai itu terkesan oposisi dengan pemerintahan Jokowi.

Baca juga
Di Tengah Kunjungan Jokowi, Kim Jong Un Ancam Serang Korsel

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh menyatakan akan mundur dari lingkaran koalisi pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Syaratnya, Presiden Jokowi sendiri yang meminta Partai NasDem untuk meninggalkan koalisi.

“Lain halnya kalau memang sungguh-sungguh sahabat NasDem Presiden Jokowi nyatakan selamat tinggal NasDem, saya tidak butuh Anda. Itu lain halnya. Kalau itu sampai disampaikan Jokowi. Itu bukan keinginan kita. Itu bukan harapan kita,” kata Surya Paloh dalam perayaan HUT Ke-11 Partai NasDem di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (11/11/2022).

Menurut Surya Paloh, keluarnya Partai NasDem dari koalisi Jokowi-Ma’ruf merupakan harapan oknum yang menginginkan stabilitas politik nasional terganggu, termasuk agenda pembangunan yang bakal dibayang-bayangi konflik politik.

Baca juga
Jika Ruhut tak Diproses Hukum, Kasus Ujaran Kebencian akan Terus Bermunculan

“Dan itu adalah kemenangan bagi mereka yang memang tak inginkan terjadinya stabilitas nasional untuk tetap lanjutkan upaya pembangunan yang sedang dilakukan Presiden Jokowi,” ujarnya.

Untuk itu, Partai NasDem menegaskan posisinya yang telah mengusung Anies Baswedan sebagai calon Presiden 2024 merupakan langkah keberlanjutan dari program yang digagas Jokowi selama dua periode.

“Ini jelas perlu kita klarifikasikan, sampai hari ini NasDem memberikan keyakinan menempatkan capres Anies adalah dalam rangka upaya melanjutkan upaya-upaya pembangunan yang sedang berjalan. Keberhasilan yang telah dicapai,” tegas Surya Paloh.

 

Tinggalkan Komentar