Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

NasDem Ogah Lanjutkan Koalisi Jika Demokrat Kunci Nama AHY Sebagai Cawapres

Selasa, 24 Jan 2023 - 13:46 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
Waketum Partai NasDem Ahmad Ali
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali mengunjungi Sekretariat Bersama (Sekber) Partai Gerindra dan PKB di Jakarta pada Kamis (26/1/2023). (Foto: Antara)

Partai NasDem menegaskan pihaknya tidak akan melanjutkan komunikasi dengan Partai Demokrat jika mereka masih tetap ngotot untuk mengajukan ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi Capres Anies Baswedan di 2024.

Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Ahmad Ali mengatakan, jika sikap Partai Demokrat tetap keras dengan sikapnya soal AHY, maka pihaknya akan sulit melanjutkan komunikasi. Padahal sejak awal semangat pembentukan koalisi perubahan ini untuk mencari sosok pendamping terbaik bagi Anies Baswedan di Pilpres 2024.

“Tapi kemudian ada partai politik yang menyatakan sikapnya tentang Anies dengan kadernya, bahkan dibuat penegasan kalau bukan AHY wakil, itu koalisi perubahan tidak terjadi. Artinya kalau dia seperti itu kita tidak bisa berdiskusi lagi,” ujar Ali ketika dihubungi, Selasa (24/1/2023).

Baca juga
Nasib PPP Pada Pileg 2024: Rumah Tua yang Ditinggalkan Penghuni

Dia menjelaskan, sejak awal NasDem, Demokrat, dan PKS membuka komunikasi untuk membentuk koalisi secara terbuka. Bahkan tidak ada pembahasan soal jatah cawapres kepada salah satu parpol, sehingga tidak etis mengunci nama cawapres dalam proses komunikasi koalisi.

“Artinya kalau itu jadi keputusan mutlak, ya itu namanya mengunci padahal sejak awal kita tidak bicara itu,” ujarnya.

Ali justru mengembalikan kembali rencana koalisi kepada Partai Demokrat dan PKS. Sebab kedua parpol tersebut masih terus berkomunikasi soal pembentukan koalisi dan pendeklarasian Anies Baswedan sebagai capres 2024.

“NasDem kan sudah deklarasi jangan tanya sama NasDem dong. Kalau tanya NasDem jadi subjektif tanyanya. Kalau tanya NasDem, Nasdem hari ini belum punya teman koalisi, karena belum deklarasi, yang ada baru rencana koalisi,” ujarnya.

Baca juga
Zulhas: Tidak Pantas Seorang Guru Merusak Murid

Namun Ali berharap koalisi perubahan bisa tetap terealisasi dalam waktu dekat. Sebab NasDem mengakui jika pihaknya tidak bisa mengusung Anies Baswedan menjadi Capres 2024 tanpa ada dukungan dari parpol koalisi.

“Cuma tentunya kami berpandangan lain dalam berkoalisi itu tidak bisa orang memaksakan kehendak. Gitu saja kalau NasDem melihat yang terjadi hari ini. Saya pikir NasDem, PKS, Demokrat masih berkomunikasi,” ujar Ali.

Tinggalkan Komentar