Senin, 26 September 2022
30 Safar 1444

Nasib Mike Tyson yang Kini Kesulitan Berjalan dan Bicara

Selasa, 20 Sep 2022 - 14:53 WIB
Penulis : Anton Hartono
mike tyson inilah.com
Mike Tyson

Siapa tak kenal Mike Tyson? Petinju berjuluk Si Leher Beton asal Amerika Serikat yang dahulu kerap menjatuhkan lawannya dalam hitungan menit di atas ring. Petinju yang melegenda itu kini tak lagi kokoh setelah mengalami nyeri di bagian panggul, hingga membuatnya tak bisa berjalan.

Mantan juara dunia itu saat ini sudah tak kuat lagi menopang tubuhnya di usianya yang menginjak 56 tahun. Kesehariannya, kerap terlihat hanya duduk di kursi roda. Jika hendak beraktivitas, ia harus dibantu dengan menggunakan tongkat untuk berjalan.

Tak hanya itu, ia juga kesulitan untuk berbicara jika penyakit tersebut menyerang. “Saya memiliki skiatika dan itu muncul sesekali. Ketika kambuh, saya bahkan tidak bisa bicara,” ujarnya.

Mengutip Newsmax TV, penyakit tersebut beberapa kali menyiksa dirinya terutama saat kambuh, Yang dirasakan adalah nyeri di bagian panggul lantaran ada saraf yang terjepit.

Baca juga
Hanya Butuh Empat Ronde, Ongen Sukses Kanvaskan Petinju Thailand

Diketahui, Skiatika adalah rasa sakit atau nyeri yang disebabkan oleh iritasi pada saraf skiatik. Nyeri itu menjalar di sepanjang saraf skiatika, merembet ke salah satu atau kedua kaki dari punggung bagian bawah.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh cakram terherniasi atau tonjolan tulang di tulang belakang yang menekan saraf. Nyeri berasal dari tulang belakang lalu menyebar ke bagian belakang kaki.

“Semua orang di rumah benar-benar mendapat berkah dan kami semua berterima kasih atas segala yang kami miliki,” ucapnya.

Sejak memutuskan gantung sarung tinju pada 2005 lalu, Tyson juga sudah beberapa kali mengalami sakit di bagian punggung. Atas dasar itulah dirinya meyakini untuk pensiun bertanding di atas ring tinju, meski sempat melakukan ekshibisi bertarung melawan Roy Jones Jr pada November 2020.

Baca juga
Mike Tyson 'meng-KO' Penumpang Pesawat Mabuk yang Mengganggu

Di usianya yang sudah tidak muda lagi dan kerap dihantui maslaah kesehatan, ia juga sempat melontarkan kalimat akan menjemput ajalnya. Dirinya meyakini bahwa semua manusia akan mati, sehingga hanya tinggal menunggu waktu saja.

“Kita semua akan mati suatu hari tentu saja. Kemudian, ketika saya melihat ke cermin, saya melihat bintik-bintik kecil di wajah saya. Saya berkata, ‘Wow. Itu berarti tanggal kedaluwarsa saya akan segera datang, sangat cepat,” ucapnya di sebuah podcast.

Tinggalkan Komentar