Senin, 30 Januari 2023
08 Rajab 1444

New York dan Singapura Ditetapkan Sebagai Kota Termahal di Dunia, Ini Alasannya

Minggu, 04 Des 2022 - 05:34 WIB
New York Kota Termahal
Berdasarkan survei tahunan Economist Intelligence Unit (EIU), New York ditetapkan sebagai kota paling mahal di dunia. (foto: nycgo.com/Julienne Schaer)

New York dan Singapura ditetapkan sebagai kota termahal di dunia, berdasarkan survei tahunan Economist Intelligence Unit (EIU).

Ini adalah pertama kalinya New York (AS) menduduki peringkat teratas. Kota Tel Aviv (Israel), yang tahun lalu berada di posisi teratas, kini menempati posisi ketiga.

Secara keseluruhan, biaya hidup rata-rata di kota-kota terbesar dunia naik 8,1 persen tahun ini, menurut survei EIU. Perang Ukraina dan dampak COVID-19 pada rantai pasokan diidentifikasi sebagai faktor di balik peningkatan tersebut.

Inflasi sangat tinggi di Istanbul (Turki) dengan harga naik 86 persen, disusul Buenos Aires (Argentina) dengan kenaikan harga 64 persen dan Teheran (Iran) dengan 57 persen.

Baca juga
Bantu Tangani COVID-19 di Indonesia, Singapura Kirim 697 Ventilator

Inflasi yang tinggi di AS adalah salah satu alasan New York menduduki puncak daftar sebagai kota termahal di dunia.

Penguatan mata uang dolar juga menjadi faktor kenapa kota-kota AS dikategorikan sebagai kota dengan biaya hidup di atas rata-rata.

Kota Moskow dan St Petersburg –keduanya di Rusia– juga naik peringkatnya, dari semula di posisi 88 dan 70, kini masing-masing menjadi 37 dan 73 sebagai kota termahal. Kenaikan posisi ini sebagai dampak dari sanksi negara-negara Barat menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

Survei tersebut membandingkan biaya dalam dolar AS untuk barang dan jasa di 173 kota di dunia.

Baca juga
Kemenhub Klaim Kesepakatan FIR Jaga Kerahasiaan dan Kedaulatan Negara

Adapun Kiev –ibu kota Ukraina– tidak termasuk dalam ulasan tahun ini.

EIU membandingkan lebih dari 400 harga satuan pada lebih dari 200 produk dan layanan di 172 kota di seluruh dunia.

Upasana Dutt, penanggungjawab penelitian, mengatakan bahwa perang di Ukraina, sanksi Barat terhadap Rusia, dan kebijakan nol-Covid China ‘telah menyebabkan masalah rantai pasokan’.

“Itu, dikombinasikan dengan kenaikan suku bunga dan pergeseran nilai tukar, telah mengakibatkan krisis biaya hidup di seluruh dunia,” papar Dutt.

“Kenaikan harga rata-rata di 172 kota dalam survei EIU merupakan terkuat yang pernah kami lihat dalam 20 tahun di mana kami memiliki data digital,” imbuhnya.

Baca juga
Terjadi Penembakan di Kereta Bawah Tanah NYC, 23 Orang Terluka

Berikut daftar 10 kota termahal di dunia berdasarkan survei EIU:

1. New York (AS)
2. Singapura
3. Tel Aviv (Israel)
4. Hong Kong
5. Los Angeles (AS)
6. Zürich (Swiss)
7. Jenewa (Swiss)
8. San Fransisco (AS)
9. Paris (Prancis)
10. Sydney (Australia).

Tinggalkan Komentar