https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   02 September 2021 - 15:15 wib

Pengadaan Multivitamin Senilai Rp2 Miliar Batal

Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengajukan pengadaan multivitamin senilai Rp2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021. Ini tertera dalam laman Layanan Pengadaan Secara elektronik (LPSE) DPR RI atau lpse.dpr.go.id. 

Pengadaan multivitamin melalui tender yang dilakukan pada 16 Juli 2021 itu sempat menuai banyak protes itu kini dibatalkan. Disampaikan Sekjen DPR Indra Iskandar, Kamis (2/9/2021).

Indra menjelaskan, rencana pengadaan multivitamin itu untuk pegawai di lingkungan DPR. Anggota DPR tak termasuk pihak yang menerima karena anggota DPR sudah ditanggung asuransi.

Pengadaan multivitamin guna memproteksi pegawai di lingkungan DPR dari ancaman covid-19. Rencananya dibagikan ke 4.344 orang. Rinciaannya sebanyak 1.308 aparatur sipil negara (ASN), 1.486 petugas keamanan dalam (pamdal) DPR, dan 718 petugas kebersihan.

"Paket ini berbentuk vitamin yang rencananya di bulan Juli lalu untuk mengantisipasi penyebaran covid di lingkungan DPR," pungkasnya.


Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Empati

Pasien Covid Tak Harus Meninggal, Cukup Terapi Multivitamin

Dokter Estetika Amira Farahnaz, sudah 18 bulan berkutat dalam menangani pasien Covid-19. Tingkat
berita-headline

Inersia

Jurus Sehat Rasulullah, Mewariskan Kebiasaan Baik

Perubahan sehatnya seseorang bermula dari kesehatan qalbunya.