https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   02 September 2021 - 16:24 wib

Duitnya Miliaran, Kerjanya Hapean, Kenalkan, Komunitas Auto Sultan Pencetak Cuan

Sempat dikaitkan dengan sederet situs investasi Forex ilegal yang diblokir, nama komunitas Auto Sultan cuek melenggang. Member-nya terus bertambah, cuan terus mengalir.

Siapa yang tidak mau menghasilkan profit, punya penghasilan tambahan, punya Passive Income.

Sejak berdiri November 2018, Auto Sultan sukses menggaet 50 ribu orang bergabung dalam member."Kita tidak ada syarat khusus untuk jadi member. Bahkan nenek-nenek 65 aja bisa profit," kata Arga Rizkian, Founder Auto Sultan Community saat berbincang dengan Inilah.com.


Dengan tagline "Duitnya Miliaran, Kerjanya Hapean", Auto Sultan mengajak semua pihak, lapisan masyarakat, untuk menjadi smart trader."Banyak orang ngerti trading, tapi ga profit percuma ya kan. Kita ga perlu ngerti tapi profit," tegas Arga yang sukses memiliki deretan aset dan berbagai jenis usaha di usianya yang masih muda.

Dengan memanfaatkan teknologi robot untuk mengerjakan aksi trading, Arga percaya diri menyebutnya sebagai smart trader."Selama 3 tahun ini kita belum pernah ada member join tapi ga profit," tegasnya.

Saving People Life
Sukses cuan dalam tiga tahun aktivitasnya, Auto Sultan mulai bergerak menyentuh sisi kemanusian. Awal 2020 ya, komunitas Auto Sultan bergerak menggalang dana untuk membantu saudara-saudara setanah air yang mengalami kesulitan. Selama pandemi, porsi bantuan ditambah.

"Sebenarnya dari 2019 sudah mulai, tapi masih masing-masing. Nah sekarang sudah makin banyak offline, makin dekat, jadi lebih banyak lagi yang kita bantu, ya karena kita mau saving people life" ungkap Arga.



Tak ada syarat khusus untuk masuk kategori penerima bantuan Auto Sultan. Namun kebanyakan, bantuan diberikan berdasarkan rekomendasi member."Ada yang share, perlu dibantu, yaudah bantu ga perlu mikir lama," cetusnya. Tak perlu pikir lama untuk membantu, itulah salah satu standar sultan.

"Jadi cara membantu orang itu banyak cara ya. Ada yang kasih uang, ada barang yang dibutuhkan. Nah di Auto Sultan sendiri kita basicnya adalah membantu orang dengan cara bukan kasih ikan saja. ikan dimakan selesai, nyari lagi. Gimana caranya, ini kolam ikan, ini cara mancingnya, ini cara mancing lebih cepatnya," ungkap Arga memberi perumpamaan.

Auto Sultan, juga tidak mewajibkan adanya laporan pertanggungjawaban setelah memberikan bantuan."Karena kita niatnya bantu," tegasnya.

Edukasi
Sukses mendulang cuan dengan robot, disertai bantuan sosial yang konsisten dilakukan, Auto Sultan kini punya misi untuk menyebarkan informasi soal trading Forex dengan robot.

"Jadi dari penghasilan yang kita dapat, kita harus bermanfaat ne buat orang. Selain dari teman-teman yang join mereka life changing sih dalam komunitas kita. Tidak sekedar cari profit sih. Ini yang terus akan kita edukasi," terang Arga.

Arga punya cerita unik soal edukasi ini. Jika biasanya perusahaan mengundang pembicara, harus bayar. Dengan Auto Sultan, aturannya diubah."Ini uniknya dikomunitas ini, kita ngundang pembicara, pembicaranya yang bayarin, makan, nginep dihotel. Karena kita ada misi mengedukasi orang-orang," tandasnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Risma Segera Tingkatkan Kualitas Prasarana Suku Dayak Meratus

Menteri Sosial Tri Rismaharini, menyaksikan langsung beberapa
berita-headline

Empati

Ada Pesan dari Sultan: Dengar Naufan Sembuh, Kami Ikut Sembuh

Lengkap sudah kampanye penggalangan dana untuk membantu kesembuhan
berita-headline

Hangout

Bantah Jadi Situs Forex Ilegal, Auto Sultan: Kami Hanya Komunitas

Komunitas Auto Sultan menegaskan pihaknya tidak menjual produk investasi forex dan tidak memiliki
berita-headline

Hangout

Komunitas MBCI Jakarta Berkolaborasi Gelar Vaksinasi

Guna membantu percepatan pemberian vaksinasi covid-19, vaksinasi kini bisa dilakukan di mana saja
berita-headline

Hangout

Kawan Etnik, Merekatkan Tenun Lokal ke Hati Generasi Milenial

Apakah kalian pernah mendengar komunitas yang berkecimpung dalam penggemar kain tenun etni