https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   03 September 2021 - 02:33 wib

Lakukan Hal Ini Saat Harus Mengemudi Jarak Jauh

Kegiatan mengemudi atau berkendara sangat membutuhkan fokus juga kesiapan fisik dan mental yang baik, terutama saat harus mengemudi jarak jauh.

Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang suka berpergian ke luar kota menggunakan mobil pribadi, ini berarti Anda mengemudi selama berjam-jam lamanya.

Nah, tentunya jika melakukan perjalanan jarak jauh seperti itu, ada banyak hal yang patut diketahui. Salah satunya tentang istirahat untuk pengemudi agar tetap berjalan sesuai dengan rencana dan selamat sampai di tujuan.

Lantas, sebenarnya berapa lama durasi berkendara yang ideal dan sehat untuk mengemudikan mobil?

Ternyata hal tersebut sudah diatur dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada pasal 90 ayat (3) bahwa pengemudi kendaraan bermotor umum wajib istirahat selama setengah jam setelah berkendara selama empat jam berturut-turut.

Selain itu, pasal tersebut juga menyatakan waktu kerja maksimal pengemudi adalah delapan jam sehari, walau 'dalam hal tertentu' bisa diperpanjang menjadi 12 jam dengan waktu istirahat selama sejam.

Hal ini pun dibenarkan oleh Rifat Sungkar, pendiri lembaga pelatihan keselamatan berkendara Rifat Drive Labs (RDL). Pria yang juga merupakan pembalap nasional ini mengatakan ketika berkendara tanpa berhenti alias tidak dalam kondisi macet, maksimal hanya tiga jam, setelah itu disarankan untuk beristirahat.

"Kalau berkendara terus dan tidak berhenti, sebaiknya maksimal tiga jam. Tapi kalau berhenti alias dalam kondisi bisa sampai empat jam," jelas Rifat.

Dia juga mengatakan jika untuk bisa mengemudi tanpa henti selama tiga sampai empat jam ini tentunya butuh fisik yang sehat dan fit agar Anda bisa menikmati perjalanan aman dengan mobil.

Kondisi fisik pengemudi bisa mempengaruhi keselamatan penumpang karena jika tidak konsentrasi saat mengemudi akibat kondisi tubuh yang lelah bisa berakibat fatal.

Ketika melakukan perjalanan jauh dengan mobil jangan berpikir untuk cepat sampai. "Itu salah, kita harus berpikir selamat, bukan cepat sampai. Sepanjang perjalanan harus bisa menikmati proses berkendaranya," jelas Rifat.

Hindari juga rasa kantuk dan lelah, karena bisa mengganggu konsentrasi pengemudi saat di perjalanan. Kalau Anda sudah merasa mengantuk segeralah cari tempat peristirahatan dan posko-posko siaga.

Itu sebabnya diharuskan setiap melakukan jalan jauh dengan mobil pribadi, wajib istirahat setiap empat jam sekali. Luangkan waktu 30 menit setelah berkendara selama empat jam agar stamina tetap terjaga hingga sampai di tujuan.

Gunakan waktu beristirahat juga dengan seefisien mungkin, karena bukan hanya Anda yang ingin istirahat di tempat peristirahatan terutama di jalan tol.

Perjalanan jarak yang jauh dengan mobil, juga bisa disiasati dengan cara yang menyetir ada dua orang sehingga bisa bergantian, saat salah satu pengemudi merasa lelah dan mengantuk ada yang menggantikan.

"Triknya, saat yang satu mengemudi terutama di siang hari maka yang satu lagi diusahakan tidur. Tidak usah lama-lama, cukup setengah jam sampai satu jam untuk restart body," ucap Rifat.

"Jangan lupa sebelum melakukan perjalanan jauh untuk selalu melakukan pengecekan berstandar dan prosedur resmi di bengkel resmi untuk memastikan kondisi kendaraan Anda selalu dalam kondisi prima," pungkasnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Lagi Bertengkar Dengan Pasangan, Intip Cara Menjinakkan Hatinya

Lagi bertengkar dengan pasangan, bingung cara memulai obrolan atau gengsi kalau minta maaf duluan
berita-headline

IXU

Tips Mengisi Daya Baterai Smartphone Lebih Cepat

Pertanyaan: Bagaimana memaksimalkan fitur hemat baterai pada Smartphone? Apakah ada syarat khu
berita-headline

Inersia

Kata Perencana Keuangan Sebelum Putuskan Ambil Pinjol

Jasa Pinjaman online kini semakin berkembang. Masa pandemi menjadi sasaran empuk untuk menarik or
berita-headline

Inersia

Jangan Kesusu Bangun Coffee Shop Sebelum Baca Ini

Kopi tak lagi identik dengan minuman orang tua, justruĀ 
berita-headline

Inersia

Bingung Temukan Bakat Anak? Ini Tipsnya

Johann Wolfgang von Goethe seorang penulis dan penyair dari Jerman