https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   03 September 2021 - 16:02 wib

Ragu Kamu Alami Trust Issue? Ini Ciri-cirinya

Inersia
berita-headline

Foto: Istimewa

Hanya mereka yang peduli padamu yang bisa mendengarmu saat kamu diam. Jangan mudah percaya dengan orang lain. Pesan ini sering terdengar di telinga, baik dari orang tua, keluarga kawan dan lainnya.  Jadi sesungguhnya kepercayaan memegang peranan penting dalam hidup ini. Bahkan dalam membangun sebuah hubungan agar berhasil, fondasinya adalah kepercayaan. 

Persoalan juga akan muncul ketika timbul kesulitan percaya kepada orang lain terutama sampai taraf tertentu atau sebutan kekiniannya adalah trust issue. Seseorang dengan ciri ini akan terus mencurigai pihak lain yang terlibat dalam hubungan dengannya.

Bila terus dibiarkan bisa saja melewatkan banyak kesempatan agar memberikan ruang bagi orang lain yang hendak masuk ke dalam hidupnya. 

Berikut tanda-tanda trust issue yang dirangkum Inilah.com dari berbagai sumber:


Tak Kenal Secara Mendalam

Anda pasti memiliki alasan mengapa tak mempercayai orang. Hubungan yang tak didasari dengan kepercayaan mendalam membuat seseorang berusaha membangun benteng agar orang lain tidak mengenal sesungguhnya dirinya seperti apa.

Banyak mempertimbangkan resiko buruk untuk menghindari adanya kemungkinan untuk disakiti. Sulit membuat komitmen. Tak ingin merasa terluka lagi. Mungkin pengalaman buruk masa lalu adalah pemicunya.

Memulai Dengan Pikiran Negatif

Seorang yang trust issue berpikir negatif merupakan kebiasaan. Terjebak dalam produksi pikiran negatif  membuatnya menilai orang lain hanya dari sisi negatifnya saja. Semakin lama menjadi kecanduan.  Tetapi perlu diingat, pikiran negatif bisa merusak tiga hal. Pertama jiwa, tubuh, terakhir perasaan.

Lalu apa yang harus dilakukan oleh orang yang trust issue?

Trust issue menjadi alasan bagi beberapa orang tidak mau lagi terluka akibat hubungan yang dijalinnya. Namun bila ingin mendapatkan hati tenang dan damai, sebaiknya selalu berpikir positif.

Tuhan membuat manusia sebagai mahluk sosial. Dia ingin kita berada dalam suatu komunitas bersama dengan orang lain. Berusahalah untuk memandang segala sesuatu dengan sudut pandang optimis supaya bisa mendapat ketenangan hati.

Curiga dan Takut Dikhianati

 Setiap orang memiliki suatu kebiasaan dalam bertingkah laku. Kebiasaan ini dapat diatur sedemikian rupa sehingga seseorang bisa memilih akan melakukan kebiasaan buruk ataupun baik.

Bagi seorang trust issue mencurigai orang yang pernah mengkhianatinya mungkin normal. Tetapi bagimana curiga dialamatkan kepada orang tak pernah berbuat kesalahan ataupun ada inidikasi mengkhianati?

Jangan jadikan pengalaman yang pernah kamu alami sebagai alasan menerka-nerka sendiri tanpa bukti nyata. Jika kita bisa memelihara pikiran positif, hasil yang didapatkan pun akan baik.


Rasa Kesepian, Terisolasi, dan Terasing

Seseorang trust issue merasa kesepian terisolasi dan terasingkan, ini buntut dari tak mampu memperlihatkan jati dirinya. Orang lain juga tak bisa mengenalnya dengan baik. Bahkan bisa mengalami depresi jika terpaksa berada dalam lingkaran orang-orang yang tak bisa dipercaya olehnya. 

Melihat dari rangkuman di atas, ternyata banyak sekali dampaknya jika seseorang diselimuti trust issue. Padahal dalam hidup ini yang baik dan buruk harus kita hadapi. Jadi jangan hal baik saja yang disyukuri, tetapi hal yang buruk juga demikian. Karena bukan hanya yang baik berbuah kesenangan namun yang buruk juga berbuah pengelaman. 

Kita mesti bijak menghadapi situasi. Tak usah memilih positif atau negatif. Semuanya baik. Seperti listrik, ketika kedua kutub positif-negatif terkelola dengan baik ada cahaya yang menyala.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

Tidak Ada Berita yang Relevan