https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   05 September 2021 - 07:46 wib

Disambut Meriah Saat Bebas, Bang Ipul Digoyang Seruan Boikot

Inersia
berita-headline

Saiful Hidup Saat Bebas dari Lapas Cipinang Mendapat Kecaman

Bebas dari penjara rupanya tak serta merta menjadi tenang. Alih-alih menghirup udara bebas dan ketenangan, justru kembali jadi sorotan dan masalah belum selesai.

Pedangdut Saipul Jamil yang disambut bak pahlawan usai bebas dari jeruji besi, mendapat respon miring dari netizen se-Indonesia.

Petisi boikot Saipul Jamil seketika dirilis di Change.org. Intinya, meminta agar mantan suami Dewi Persik itu diboikot dari berbagai platform dan televisi.

"Jangan biarkan mantan narapidana pencabulan anak di usia dini (pedofilia) masih berlalu-lalang dengan bahagia di dunia hiburan, sementara korbannya masih terus merasakan trauma. Sungguh sangat berharap stasiun televisi melakukan hal yang sama dengan memboikot mantan narapidana pencabulan anak diusia dini (pedofilia) muncul. Semoga petisi ini membuahkan hasil yang memuaskan," tulis akun Lets Talk and Enjoy, pembuat petisi.

Pembuat petisi juga menyayangkan kemeriahan penyambutan Saipul Jamil di Lapas Cipinang pada Kamis, 2 September 2021 kemarin. Saat bebas, Saipul Jamil disambut meriah. Diarak menggunakan mobil mewah, lengkap dengan pengalungan bunga.

Banyak netizen yang menilai Saipul Jamil tak pantas untuk diberi panggung setelah melihat perlakuannya lima tahun lalu.

Saat ini, petisi berisi ajakan untuk memboikot Saipul Jamil yang ditujukan kepada Komisi Penyiaran Indonesia itu telah mencapai 268.204 tanda tangan online.

Kasus HAP
Penangkapan Saipul Jamil terkait kasus pencabulan anak di bawah umur pada 18 Februari 2016 silam menggegerkan publik. Ipul ditangkap petugas Polsek Metro Kelapa Gading, Jakarta Utara, di rumahnya usai dilaporkan remaja laki-laki berinisial DS.

Polisi ketika itu menyebut Saipul Jamil mengakui seluruh perbuatannya, sebagaimana tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Namun situasi berubah setelah Ipul digandeng sejumlah pengacara. Tim kuasa hukum meminta pihak kepolisian mencabut BAP pertama dan menyebut Saipul Jamil sebagai korban kezaliman DS.

Di tengah proses pencabutan berkas, publik dikejutkan beredarnya video yang memperlihatkan Saipul Jamil saat sedang menjalani proses pemeriksaan di hadapan polisi. Dalam video berdurasi 2 menit 31 detik itu Ipul mengakui perbuatannya.

Di video itu Saipul Jamil mengaku awalnya hendak membangunkan DS, yang saat itu menginap di rumahnya. "Saya bangunin, 'bangun-bangun' eh enggak bangun. Saya buka celananya langsung 'hap', dia kaget, eh dia bangun," cerita Ipul, sembari memperagakan gerakan menundukkan kepala.

DS yang kaget, terkejut, langsung emosi dan memasang muka marah dihadapan Bang Ipul. "Aku langsung masuk ke kamar aku, dia juga nyamperin aku ke kamar juga sembari memasang muka gini hmm (marah, red). Aku pikirkan aku cuma iseng gak sampai kayak gini, aku juga enggak ada pikiran negatif apa-apa, akhirnya dia sampai melapor ke sini. Aku pikir dia udah ke masjid," tuturnya.

Saipul Jamil akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Metro Kelapa Gading. Pada 14 Juni 2016, Pengadilan Negara Jakarta Utara menjatuhkan hukuman 3 tahun kepada Saipul Jamil.

Hakim menyatakan pedangdut itu terbukti melanggar pasal 292 KUHP tentang perbuatan cabul karena mencabuli korban yang tinggal di rumahnya, dan korban saat itu masih usia dini.

Hukuman Saipul Jamil di kasus pencabulan menjadi 5 tahun penjara setelah di tingkat Banding, majelis memperberat hukumannya.

Tak cuma itu, Pada 2017, Saipul Jamil juga terbukti bersalah menyuap majelis hakim di PN Jakarta Utara sebesar Rp250 juta.

Hakim menyatakan uang Rp250 juta dari rekening Saipul untuk mempengaruhi hakim PN Jakarta Pusat dalam putusan hakim dalam perkara pencabulan.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

Tidak Ada Berita yang Relevan