https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   06 September 2021 - 15:54 wib

Menghindari Ransomware, Ini Tips dari Kaspersky

Tak sedikit pengguna PC yang mengeluh menjadi korban ransomware, data-data mereka dikunci peretas sehingga tidak bisa dibuka.

Ransomware adalah malware yang menyerang perangkat keras untuk memperoleh informasi pengguna seperti dokumen, kemudian mengenkripsi semua yang ditemukan dan mengunci berkas tersebut.

Peretas menuntut korban untuk membayar agar berkas kembali. Jika korban membayar uang tebusan, dalam beberapa kasus, peretas mengambil uang kemudian menghilang.

Ada juga peretas yang mengirimkan kunci deskripsi dengan serangkaian instruksi. Yang lebih parah, peretas tidak bisa memulihkan data sehingga berkas rusak secara permanen.

Ransomware bisa masuk ke perangkat melalui berbagai cara, seperti mencolokkan flash disk, mengunduh berkas dari situs yang tidak jelas, lampiran pada email dan tautan ke situs berbahaya.

Jika terserang malware, perusahaan keamanan siber Kaspersky menyarankan tidak usah membayar tebusan karena uang tersebut akan digunakan untuk mengembangkan malware baru. Membayar pun tidak menjamin data kembali.

Pengguna bisa memakai layanan dari Crypto Sheriff di situs web No More Ransom untuk mengetahui malware apa yang menginfeksi perangkat. Situs itu terkadang juga menyediakan decryptor untuk berbagai tipe ransomware.

Jika belum menemukan decryptor, terus cek secara berkala karena alat tersebut selalu diperbarui.

Agar terlindung dari ransomware, Kaspersky menyarankan pengguna bisa melakukan langkah-langkah berikut ini:

1. Cadangan data

Selalu buat cadangan data untuk berkas-berkas penting ke penyimpanan komputasi awan alias cloud atau hard disk eksternal. Untuk berkas foto, buat cadangan data setiap seminggu atau sebulan sekali.

Sementara berkas penting, bisa setiap beberapa hari sekali atau bahkan setiap hari. Kaspersky menyarankan tidak menunda membuat cadangan atau back-up untuk berkas penting karena ransomware bisa terjadi kapan saja.

Gunakan kata sandi yang kuat dan autentikasi dua faktor untuk penyimpanan cloud. Hanya hubungkan hard drive ke perangkat saat dibutuhkan. Jika terserang ransomware, setiap drive yang terhubung ke komputer akan dienkripsi.

2. Waspada pesan masuk

Jika menerima pesan elektronik, pastikan tahu siapa pengirimnya. Jika menerima berkas mencurigakan dari orang yang dikenal, hubungi mereka dengan cara lain misalnya telepon karena bisa jadi akun email mereka disusupi.

Jika email berasal dari orang yang tidak dikenal, abaikan pesan tersebut. Lampiran email dan tautan ke situs web merupakan penyamaran paling umum untuk ransomware Trojan.

3. Hindari situs mencurigakan


Penjahat siber sering menggunakan berbagai trik untuk memanipulasi korban agar mengunduh ransomware, misalnya ketika mengklik spanduk di situs web, muncul perintah untuk mengunduh sesuatu.

4. Perbarui perangkat lunak

Pelaku kejahatan mengekspolitasi kerentanan yang ada di perangkat lunak. Oleh karena itu, selalu perbarui perangkat lunak tepat waktu agar risiko keamanan siber berkurang.

Jika bisa, aktifkan pembaruan otomatis untuk perangkat lunak.

5. Pasang solusi keamanan

Solusi keamanan terkini bisa mengindentifikasi dan memblokir malware secara aktual.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Lagi Bertengkar Dengan Pasangan, Intip Cara Menjinakkan Hatinya

Lagi bertengkar dengan pasangan, bingung cara memulai obrolan atau gengsi kalau minta maaf duluan
berita-headline

Inersia

Cukup Olahraga Lima Menit Dapat Segudang Manfaat

Olahraga kadang bagi sebagian orang tak melulu soal kesehatan, tapi juga soal niat. Perlu waktu k
berita-headline

Inersia

Jangan Kesusu Bangun Coffee Shop Sebelum Baca Ini

Kopi tak lagi identik dengan minuman orang tua, justruĀ 
berita-headline

Inersia

Zivanna Letisha Beri Solusi Mendidik Anak di Masa Pandemi

Calon ibu anak kembar Zivanna Letisha membagikan beberapa tipsnya tentang edukasi kapada anak saa
berita-headline

Inersia

Bingung Temukan Bakat Anak? Ini Tipsnya

Johann Wolfgang von Goethe seorang penulis dan penyair dari Jerman