https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   07 September 2021 - 14:01 wib

Ungkap Demokratisnya Gubernur Anies, BPS Bakal Kena Nyinyiran Kadrun Atau Taliban

Suka atau tidak, kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan memberi warna cerah terhadap kehidupan berdemokrasi di ibu kota negara. Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) lho.

Masih segar dalam ingatan. Beberapa waktu lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2020 untuk Pemprov DKI Jakarta sebesar 89,21. Angka ini terbesar se-Indonesia.

Ternyata, capaian ini bukanlah kali pertama. Namun keempat kalinya secara berurutan sejak 2017. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta, Taufan Bakri menerangkan, nilai IDI Jakarta tahun 2020 mengalami kenaikan 0,92 poin dibanding 2019 yang sebesar 88,29.

Menjadi provinsi yang paling demokratis, nilai IDI DKI terus bertumbuh, yakni 84,73 pada 2017 dan 85,08 pada 2018. “Dengan nilai ini IDI Provinsi DKI Jakarta mencapai kategori baik. Hal ini karena dukungan semua pihak hingga Pemprov DKI Jakarta dapat mempertahankan posisi pertama dengan nilai indeks demokrasi yang terus tumbuh," kata Taufan di Jakarta, Jumat (3/9/2021).

Dalam penilaian ini, lanjut Taufan, ada tiga aspek yang dinilai. Yakni, aspek kebebasan sipil, aspek hak-hak politik dan aspek demokrasi.

Hanya saja, kinerja kinclong Gubernur Anies Baswedan di sektor demokrasi ini yang dibeber lembaga sekredibel BPS, belum tentu diterima semua kalangan. Saat ini, memang ada kelompok yang bersuara ABA, kepanjangan Asal Bukan Anies.

Seperti diingatkan  pakar hukum tata negara, Refly Harun, yang mengaku salut atas kinerja Gubernur Anies dalam membangun aspek demokrasi di Jakarta.

Namun, Refly mengkhawatirkan, bakalan ada kelompok yang melabeli BPS sebagai Kadrun atau Taliban. Lantaran itu tadi, kelompok ini masuk ABA. “Wah luar biasa ya. Ini dari BPS, apakah BPS nya kadrun? Atau Taliban, disusupi Taliban atau radikal gitu ya,” ucapnya dalam YouTube-nya, seperti diliihat, Senin (6/9/2021).

Lanjutnya, ia menilai ada kelompok-kelompok tertentu yang kerap mencurigai Anies dan pendukungnya sebagai ekstrimis dan radikal. Baca Juga: Anies Pemimpin Paling Demokratis, "BPS-nya Kadrun?"

“Pokoknya yang berbau Anies Baswedan selalu dicurigai sebagai ekstrem kanan. Apa kabar mereka yang tidak suka dengan Anies Baswedan? Karena memang fenomena Anies ini adalah fenomena yang aneh ya, selalu dihadap-hadapkan dengan istana,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai adanya upaya untuk menyingkirkan Anies dari kancah politik nasional. Terlebih, hasil sejumlah lembaga survei yang selalu menempatkan Anies di posisi teratas. “Dan memang sepertinya begitu, ada upaya untuk terus mendelegitimasinya dan menyingkirkannya,” ujarnya.

“Kalau kita bicara tentang komitmen demokrasi ya. Bagi saya ini hal yang menggembirakan. Kenapa? Karena pemimpin negara ini, kalau bisa menjaga komitmen demokrasi, itu hal yang baik sekali, termasuk Anies,” kata dia.

Lanjutnya, ia juga menilai bahwa Anies selalu santai dan tidak mempermasalahkan orang-orang yang menyerangnya. “Sependek pengetahuan saya, atau sepanjang pengetahuan saya, Anies adalah gubernur yang tidak pernah mempermasalahkan kritik terhadapnya, apalagi memperkarakannya ke ranah kepolisian." tukasnya.
Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Satu Lagi Janji Anies Segera Ditunaikan

Dalam upaya melahirkan atlet berpres
berita-headline

Viral

Anies Berterima Kasih untuk Keterlibatan Ponpes dalam Proses Vaksinasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung sentra vaksinasi warga yang berlokasi di Po
berita-headline

Viral

Belum Terlihat Penanganan Petugas, Kabel Mampang Prapatan Masih Semrawut

Kabel-kabel sisa galian manhole proyek SJUT di Kawasan Mampang Prapatan, Jakarta
berita-headline

Viral

Tanggapi Survei BPS, Anies: Warga Jakarta Makin Matang Berdemokrasi

Provinsi DKI Jakarta didaulat menjadi provinsi paling demokratis berdasarkan rilis indeks demokra
berita-headline

Viral

Ada Pelanggaran PPKM? Anies Minta laporkan

Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat berperan aktif ikut menjaga keselamatan da