https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   06 September 2021 - 05:21 wib

1.000 Paket Sembako TIKI bagi Warga Terimbas Pandemi

Perusahaan jasa pengiriman PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) kembali menggelar program CSR (Corporate Social Responsibility) pada pertengahan September ini. Program CSR ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TIKI yang ke-51.

Melalui program CSR ini, TIKI ingin berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini TIKI membagikan 1.000 paket sembako kepada masyarakat di wilayah DKI Jakarta yang membutuhkan, mulai dari Panti Asuhan, Panti Jompo, hingga korban kebakaran.

Diungkapkan Yulina Hastuti, Direktur Utama TIKI, semangat berbagi telah mengakar di dalam perusahaan sejak awal didirikan. Bahkan, telah menjadi budaya TIKI bersama mitra. Selain itu, semangat berbagi merupakan wujud rasa syukur dan terima kasih perusahaan sehingga TIKI dapat terus hadir hingga hari ini untuk melayani kebutuhan masyarakat.

“Bagi TIKI, 51 tahun bukan hanya bertambahnya umur. Namun, juga motivasi kami untuk terus menanamkan dan menjalankan semangat berbagi ini seimbang dengan aktivitas bisnis,” papar Yulina.

Sebelumnya, bertepatan dengan perayaan HUT TIKI ke-51 tahun yang jatuh pada 1 September 2021, TIKI telah menggelar kegiatan CSR dengan membagikan santunan kepada anak yatim, ibu janda, dan tuna netra secara serentak di 66 cabang.

“Alm. Bapak Soeprapto Soeparno, Pendiri TIKI, semasa hidupnya mengajarkan bahwa sesungguhnya bukan kita yang menolong mereka yang membutuhkan. Akan tetapi, mereka-lah yang sesungguhnya menolong kita. Eksistensi TIKI selama ini tidak terlepas dari doa-doa mereka. Karena itu, semangat berbagi tidak akan kami lupakan, Dengan berbagi, kamu tidak akan pernah kekurangan. Dan, saat yang tepat untuk berbagi adalah saat kamu dalam kekurangan,” pungkas Yulina.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Rp24 Miliar Disiapkan untuk Anak Yatim karena Covid-19

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp24 miliar untuk anak-anak