https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   08 September 2021 - 21:58 wib

Demi Majukan UMKM, BTN Ingin Produk Lokal Lebih Dicintai

Presiden Joko Widodo mencanangkan cinta produk dalam negeri, mengurangi impor. Instruksi presiden asal Solo ini jelas bukan hanya manis di mulut. Namun, harus bisa terwujud dalam tempo cepat.

Tujuannya jelas mulia, agar industri dalam negeri khususnya kelas usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bisa tumbuh pesat. Ujung-ujungnya, kesejahteraan rakyat meningkat.

Masalahnya, perekonomian dunia masih seret, yang berdampak kepada rendahnya permintaan terhadap produk Indonesia. Kalau sudah begitu, pasar dalam negeri yang harus dipacu. Salah satu caranya, ya itu tadi, menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap produk dalam negeri.

Agar kecintaan terhadap produk lokal semakin membumi, pemerintah menggagas Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GerNas BBI). Namun, keinginan mulia presiden hanya menjadi pepesan kosong bila tak didukung secara serius dari seluruh stake holder. Termasuk BUMN, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendukung penuh GerNas BBI.

Kali ini, Bank BTN menjadi mitra dan kurator bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mensukseskan program GerNas BBI.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi atas kesempatan yang diberikan kepada Bank BTN untuk mendukung dan mensukseskan acara Gernas BBI melalui Program #pasarlautindonesia untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan UMKM kelautan dan perikanan," ujar Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo di Banda Aceh, Rabu (8/9/2021).

Dan, Bank BTN sesuai fokus bisnisnya pada pembiayaan perumahan sudah melakukan pemberian dukungan terhadap UMKM yang memiliki kaitan dengan sektor pendukung perumahan.

"Memperhatikan potensi bisnis yang bisa digali kegiatan ini Bank BTN juga akan meluaskan cakupan bisnisnya dengan memberikan dukungan pada UMKM olahan ikan maupun olahan kopi," jelas Haru.

Bank BTN, tegas Haru, berkomitmen memberikan dukungan layanan dari segi permodalan, layanan transaksi untuk mendorong inklusi keuangan dan edukasi transaksi digital bagi pelaku usaha UMKM agar dapat berdiri di atas kaki sendiri, mampu bertahan dan bersaing di pasar domestik. Dengan dukungan ini, dia berharap pelaku UMKM mampu merambah potensi bisnis di manca negara.

"Untuk acara di Banda Aceh ini, kita bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bank BTN mencoba menyasar UMKM yang dibina Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bank BTN memberikan modal kerja agar UMKM ini bisa berkembang, jika mereka sudah besar dan memiliki pendapatan tetap, kami lihat KPR subsidi bisa cocok untuk mereka," katanya.

Direktur Consumer & Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar menambahkan, potensi bisnis pembiayaan rumah di Provinsi Aceh ini besar sekali. Apalagi masyarakatnya sebagian besar banyak yang bergerak di bidang wirausaha (UMKM).

"Bank BTN di Aceh ingin mendorong di samping usahanya juga dengan pembiyaan perumahan," ungkap Hirwandi.

Menurut dia, saat ini, pangsa pasar BTN Syariah di Aceh untuk rumah subsidi mencapai di atas 70 persen. Pangsa pasar ini akan terus dipertahankan BTN Syariah, apalagi kini BTN Syariah merupakan satu-satunya Bank Himbara yang ada di Provinsi Aceh.

Hingga akhir Juli 2021 Kantor Cabang BTN Syariah Banda Aceh membukukan aset sekitar Rp397 miliar atau naik sekitar 39 persen dibandingkan perolehan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp286 miliar. Sedangkan pembiayaan yang disalurkan sekitar Rp392,5 miliar pada Juli 2021 melonjak 42 persen dibandingkan Juli 2020 yang sebesar Rp276,6 miliar. 

Dari jumlah pembiayaan tersebut, kredit konsumer termasuk pembiayaan perumahan mencapai Rp342 miliar. Untuk dana pihak ketiga (DPK) hingga akhir Juli 2021 tercatat naik 35 persen menjadi Rp200 miliar dari Rp148 miliar per Juli 2020.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Erick Thohir Targetkan Pertamina jadi Perusahaan Top Dunia Bervaluasi Rp1.419 Triliun

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meresmikan en
berita-headline

Inersia

Fitur Baru WhatsApp Buka Peluang Bisnis UKM Lokal

WhatsApp meluncurkan fitur baru untuk memungkinkan pencarian bisnis di dalam aplikasi untuk perta
berita-headline

Viral

Kabar Baik dari Erick Thohir, Kini UMKM Bisa Ikut Tender Perusahaan BUMN

Menteri BUMNĀ Erick Thohir menegaskan jangan sampai perusahaan BUMN
berita-headline

Inersia

Pandi: Digitalisasi UMKM Jadi Kunci Bertahan Saat Pandemi

Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) Yudho Giri Sucahyo mengatakan generasi mud
berita-headline

Viral

Satu Keluarga di Banjarmasin Tewas, Susi Pudjiastuti Minta Maaf

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti merasa ikut bersalah setelah mendengar ada