https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   09 September 2021 - 14:39 wib

Patut Waspada, Ada Jebakan 'PeduliLindungi' di Whatsapp

Viral
berita-headline

(inilahcom)

Pengguna WhatsApp kembali ramai dengan beredarnya pesan yang mengandung tautan unduhan aplikasi PeduliLindungi. Belakangan diketahui pesan tersebut merupakan modus penipuan baru menggunakan layanan pesan singkat tersebut. Isinya kurang lebih meminta pengguna WhatsApp untuk mengunduh aplikasi buatan pemerintah tersebut.

Untuk itu Tenaga Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika Devie Rahmawati meminta masyarakat mengunduh aplikasi PeduliLindungi dari sumber resmi seperti App Store dan Google Playstore untuk menjamin keamanan.

"Jangan mengunduh dari link yang mengaku akses PeduliLindungi lewat Whatsapp Grup, yang ternyata link dari orang yang tak bertanggung jawab untuk mengambil data pribadi," ujar Tenaga Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika Devie Rahmawati dalam diskusi daring.

Dia mengatakan persoalan keamanan data dari aplikasi PeduliLindungi sebenarnya berawal dari diri masyarakat. Menurut dia, banyak dari masyarakat yang justru memamerkan data pribadi yang bisa digunakan sembarangan oleh pihak tak bertanggung jawab.

"Kasus sebelumnya bukan karena sistem PeduliLindungi tidak aman, tetapi memang ada orang yang mengambil data orang lain untuk mengakses fitur PeduliLindungi," kata dia.

Devie mengatakan keamanan data di PeduliLindungi harus dimulai dari masyarakat agar tidak sembarangan swafoto dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau menempatkan Kartu Keluarga (KK) di sembarang tempat, yang sebenarnya dari ketidakwaspadaan diri.

Hingga saat ini, aplikasi PeduliLindungi memiliki 39.886.900 pengguna dan telah digunakan di fasilitas publik oleh 22 juta warga. Fitur dalam aplikasi tersebut telah digunakan di 4.637 titik lokasi di antaranya stasiun, gedung, lokasi perkantoran dan industri, hotel, mal, dan fasilitas olahraga.

Titik layanan PeduliLindungi akan diperluas bertahap ke enam sektor prioritas, seperti sektor perdagangan, pariwisata, transportasi, keagamaan, perkantoran, dan pabrik.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Bendung Taliban dari Dunia Maya, Ini Langkah Facebook

Jatuhnya ibu kota Kabul, Afghanistan ke tangan kelompok bersenjata Taliban, membuat aplikasi What
berita-headline

Viral

Kominfo: Siaran Migrasi TV Digital Resmi Diundur

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengumumkan
berita-headline

Viral

Waspada Situs Palsu PeduliLindungi, Ini Penjelasan Kominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta masyarakat waspada terhadap situs palsu pel
berita-headline

Ototekno

WhatsApp Resmi Pensiun di Windows Phone

INILAHCOM, Jakarta - Aplikasi berkirim pesan WhatsApp mengumumkan tidak lagi dapat dig
berita-headline

Inersia

Fitur Baru WhatsApp Buka Peluang Bisnis UKM Lokal

WhatsApp meluncurkan fitur baru untuk memungkinkan pencarian bisnis di dalam aplikasi untuk perta