https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   10 September 2021 - 00:00 wib

Berebut KPR Milenial di Kalangan Bank Pelat Merah

Saat ini, bank-bank BUMN tancap gas dalam menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dan, kalangan anak muda menjadi rebutan. Ada kabar baik untuk kaum milenial atau urban yang belum punya rumah. Tahun ini, Bank BTN menggenjot program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan berbagai kemudahan dan suku bunga kredit yang menarik.

Disampaikan Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero/BTN) Tbk, Nixon LP Napitupulu, tahun ini, perseroan ancang-ancang mendongkrak kredit sebesar 6-8 persen. Berbagai transformasi dilakukan, termasuk memperkuat akses kredit ke segmen yang potensial tinggi. Di antaranya segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), milenial, urban, dan rantai bisnis di industri perumahan.

Hingga ahir 2021, kata Nixon, perseroan juga memasang target pertumbuhan aset sebesar 2-4 persen, dan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 5-7 persen. Selain itu, bank bersandi saham BBTN ini, menargetkan rasio permodalan (capital adequacy ratio/CAR) berada di level 16-18 persen, dan rasio pencadangan (coverage ratio) bisa melebihi 120 persen.

Angkanya lumayan tinggi, manajemen BTN optimis bisa meraihnya. "Kami optimistis kinerja Bank BTN pada tahun ini akan tercapai dan tumbuh berkelanjutan. Bagi kami, sustainable merupakan prioritas terutama dalam menghadapi berbagai ketidakpastian di masa mendatang," jelas Nixon dalam Public Expose Bank BTN yang digelar secara virtual, Kamis (9/9/2021).

Optimisme Nixon, tentunya bukan hanya pemanis saja. Dalam perjalanan, bank pelat merah yang saat ini merajai pasar KPR nasional, mampu menorehkan catatan manis. Semuanya berkah dari berbagai transformasi BTN dalam memanfaatkan potensi besar di sektor perumahan, stimulus dari pemerintah, hingga momentum pemulihan ekonomi nasional.

Nixon memaparkan, untuk mempertahankan performa positif tersebut, BTN selaku bank pemimpin pasar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Indonesia, telah menginisiasi beragam transformasi.

Berbagai transformasi tersebut di antaranya perseroan memperkuat akses kredit ke segmen dengan potensi pertumbuhan besar. Di antaranya yakni segmen dengan permintaan tinggi seperti masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), milenial, kaum urban, dan rantai bisnis di industri tersebut.

Bank BTN, lanjut Nixon, juga terus meningkatkan penghimpunan dana murah. Perseroan juga memfokuskan cabang dan outlet sebagai point of sales and services, sehingga proses kredit dilakukan di tingkat regional. “Langkah ini telah kami lakukan sebelum pandemi dan hingga kini strategi tersebut sukses membawa Bank BTN mampu mengarungi badai pandemi,” kata Nixon.

Kinerja gemilang yang ditorehkan Bank BTN juga menjadi pondasi kuat bagi perseroan untuk mewujudkan visi menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada 2025. Berbagai strategi dan aksi korporasi telah ditetapkan Bank BTN dalam mencapai target tersebut, salah satunya adalah memperkuat ekosistem perumahan.

Mimpi menjadi bank terbaik dalam sektor perumahan di Asia Tenggara bukanlah hal yang sulit diwujudkan bagi Bank BTN. Langkah awal yang membuat percaya diri manajemen adalah saat ini Bank BTN merupakan bank fokus perumahan dengan market share KPR terbesar di Indonesia. Hal ini membuat perseroan diakui sebagai kontributor utama dalam menyukseskan program Sejuta Rumah yang digulirkan pemerintah sejak 2015.

Nixon mengatakan, sejak Bank BTN ditetapkan sebagai pelopor penyalur KPR pada 1976, perseroan telah menyalurkan pembiayaan hampir 5 juta unit rumah. Jumlah tersebut terdiri dari KPR Subsidi sekitar 3,6 juta unit dan KPR Non Subsidi sekitar 1,1 juta unit. "Dominasi Bank BTN dalam penyaluran KPR merupakan modal kuat bagi perseroan untuk mewujudkan visi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia tahun 2025. Kami optimistis bisa mencapai visi tersebut," tegas Nixon.

Optimisme Bank BTN tersebut diperkuat dengan peran perseroan dalam menyukseskan program sejuta rumah. Hingga saat ini Bank BTN berkontribusi lebih dari 60 persen dalam pencapaian pembangunan sejuta rumah di berbagai daerah.

Capaian positif realiasi pembiayaan program sejuta rumah, sejalan dengan penguasaan pangsa pasar KPR di Indonesia. Per 31 Maret 2021, KPR Bank BTN menguasai 41persen market share KPR secara nasional. Sementara, untuk KPR Subsidi dominasi Bank BTN sudah tidak terbendung dengan menguasai market share sebesar 87 persen.

Menurut Nixon, besarnya kontribusi Bank BTN dalam penyaluran KPR, tidak terlepas dari peran strategis perseroan dalam memperkuat ekosistem perumahan.  Dalam ekosistem perumahan Bank BTN memiliki peran sebagai enabler yang memberikan pembiayaan sisi suplai melalui kredit konstruksi kepada developer maupun dari sisi demand dengan memberikan KPR kepada masyarakat.

Bank Mandiri Andalkan RIKu

Tak mau kalah, Bank Mandiri agresif mendorong inovasi digital untuk meningkatkan penyaluran KPR untuk segmen milenial. Seiring membaiknya tren pertumbuhan sektor properti.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), sampai Juli 2021, total kredit properti mencapai Rp1.092,8 triliun. Atau tumbuh 4,9% secara year on year (YoY). Kenaikan tersebut ditopang oleh peningkatan kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA) sebesar 7,4 persen YoY menjadi Rp546,8 triliun di bulan Juli 2021.

Melihat potensi tersebut, Bank Mandiri berkolaborasi dengan penyedia platform digital, Pinhome, menciptakan aplikasi Rumah Idamanku (RIKu). Aplikasi ini memudahkan nasabah dalam mencari hunian impian. Peluncuran aplikasi RIKu ditandai dengan seremonial bertajuk 'Launching Aplikasi Rumah Idamanku (RIKu), Solusi Properti Semudah Sentuhan Jari' di Jakarta, Kamis (9/9/2021).

Acara tersebut dihadiri oleh EVP Consumer Loan Bank Mandiri Ignatius Susatyo Wijoyo, CEO-Founder Pinhome Dayu Dara Pertama, CEO Loan Market Indonesia Sari Dewi mewakili Ray White & Loan Market Indonesia, Direktur LJ Hooker Indonesia Oka Mahendra Kauripan, serta Business Director Xavier Marks Indonesia Surya Prasidha.

Ignatius Susatyo menjelaskan, langkah inovasi ini merupakan bentuk komitmen perseroan untuk secara aktif merespon perubahan perilaku konsumen dan memenuhi kebutuhan transaksi nasabah yang saat ini mulai beralih kelayanan digital.

"Pandemi COVID-19 membuat nasabah menjadi sulit untuk mencari properti, ditambah lagi marketing properti mengalami keterbatasan ruang gerak karena adanya pembatasan aktivitas di berbagai wilayah. RIKu menjadi solusi yang tepat bagi Nasabah yang ingin mencari hunian idaman dan juga membantu broker properti dalam memasarkan listing propertinya," terang pria yang akrab Satyo ini.

Selain itu, pihaknya menilai dengan kehadiran RIKu, nasabah dapat menikmati kemudahan dalam melakukan pencarian properti dari broker-broker Properti dan Aset Lelang & Jual Cepat Bank Mandiri, hingga mengajukan pembiayaan dengan berbagai penawaran menarik dari Mandiri KPR.

Lewat aplikasi ini, Bank Mandiri optimis penyaluran Mandiri KPR dapat turut memacu pertumbuhan yang diproyeksi mencapai Rp45 triliun di akhir 2021. Adapun, hingga Juli 2021, pembiayaan KPR Bank Mandiri sudah mencapai Rp44 triliun.

Sementara, CEO-Founder Pinhome Dayu Dara Permata menyambut baik peluncuran aplikasi RIKu sebagai inovasi untuk menyuguhkan pengalaman bertransaksi properti yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi dengan layanan KPR atau KPA. 

"Kami sangat bangga bisa bekerja sama dengan Bank Mandiri sebagai salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia. Kerja sama ini didasari oleh pengamatan adanya kebutuhan perbankan untuk memasarkan dan menyalurkan KPR dan KPA serta ketersediaan listing properti berkualitas," ujar Dara.

Pihaknya menambahkan kehadiran aplikasi RIKu akan memberikan pengalaman bertransaksi properti yang cepat, terintegrasi dengan layanan KPR atau KPA dalam sebuah platform dan mudah diakses oleh masyarakat khususnya nasabah Bank Mandiri.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Erick Thohir Targetkan Pertamina jadi Perusahaan Top Dunia Bervaluasi Rp1.419 Triliun

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meresmikan en
berita-headline

Viral

Pembukaan BRI Liga 1 Jadi Momen Kebangkitan Sepak Bola Tanah Air

Keadaan lancarnya pertandingan pembuka BRI Liga 1 Indonesia 2021-2022 antara Bali United versus P
berita-headline

Viral

Misi Erick Thohir Wujudkan Holding BUMN untuk Mendukung Program Pangan Nasional

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mempunyai mis
berita-headline

Kanal

Erick Thohir Buka Cerita di Balik Kesuksesan Lagu 'Meraih Bintang'

Lagu 'Meraih Bintang' yang dibawakan oleh Via Vallen sukses meramaikan ASIAN Games 2018 beberapa
berita-headline

Kanal

Erick Thohir Optimistis Indonesia Swasembada Gula Tebu Konsumsi

Menteri BUMN Erick Thohir optimistis Indonesia bisa swasembada gul