https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   10 September 2021 - 12:36 wib

Minimal 30 Menit Sisihkan Waktu Main Bersama Anak

Inersia
berita-headline

istimewa

Memiliki waktu yang singkat dengan anak ketika harus bekerja di rumah karena pandemi, bukan menjadi alasan. Tidak sedikit orangtua bertanya, waktu yang berkualitas bersama anak itu harusnya berapa lama.

Orangtua pada dasarnya ingin selalu bersama buah hatinya. Namun, keadaan tentu tidak selalu memungkinkan. Menjalin kedekatan dengan anak adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukan orangtua kepada buah hatinya.

Menurut dr. Mesty Ariotedjo, SpA - seorang ibu yang juga merupakan dokter anak serta founder Tentang Anak, menjelaskan bermain bersama anak dapat meningkatkan kreativitas anak juga mempererat ikatan emosional antara orangtua dan anak.

"Setidaknya, orangtua bisa menyisihkan 30 menit bermain dengan satu anak. Jadi, jika punya tiga anak, luangkan waktu satu setengah jam untuk tatap muka dengan anak. Ini adalah waktu yang benar-benar berkualitas," ujar Mesty saat jumpa media virtual elc main sama anak, Jakarta, Jumat, (10/09/2021).

WHO dan Unicef pun menghimbau orangtua untuk dapat menghabiskan waktu yang berkualitas minimal 30 menit per anak per hari.

Dr. Mesty menjelaskan bermain merupakan aktivitas penting bagi anak. Banyak studi menunjukkan dengan bermain sama anak banyak aspek yang terasah, bermain adalah cara yg paling efektif mengoptimalkan perkembangan anak.

"Ajak anak bermain dengan menggunakan mainan yang sesuai dengan usia dan minatnya. Ketika anak diberikan mainan yang terlalu mudah, maka anak akan cepat bosan dan bila diberikan mainan yang terlalu susah, anak pun anak mudah stres," tambahnya.

Dr. Mesty juga mengingatkan bahwa bermain dengan anak bukan hanya menjadi tugas Ibu tetapi juga Ayah.

Studi menunjukkan terdapat 47 persen ayah tidak terlibat pada proses stimulasi apapun, padahal skor perkembangan anak akan lebih tinggi jauh jika sang ayah juga terlibat dari proses stimulasi termasuk bermain.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Empati

Pasien Covid Tak Harus Meninggal, Cukup Terapi Multivitamin

Dokter Estetika Amira Farahnaz, sudah 18 bulan berkutat dalam menangani pasien Covid-19. Tingkat
berita-headline

Viral

Kemenkes Lakukan Audit Vaksinasi COVID-19 Untuk Cegah Penyimpangan

Kementerian Kesehatan menggandeng BPKP dan berbagai pihak untuk melakukan audit secara berkala un
berita-headline

Inersia

Pentingnya Perhatikan Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Kesehatan mental menjadi salah satu isu yang marak dibicarakan terutama di masa pandemi saat ini.
berita-headline

Viral

Tangani COVID-19, Dua Kabupaten Dapat Bantuan Konsentrator Oksigen dan Paket Vitamin dari Adaro

Pemerintah Indonesia masih terus berupaya menanggulangi pandemi COVID-19 di beberapa wilayah di Indo
berita-headline

Viral

DKI Siapkan Beasiswa untuk 28 Anak-Anak Nakes yang Meninggal

Para tenaga kesehatan (nakes) di DKI Jakarta banyak yang berguguran saat bertugas melayani pasien