https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   13 September 2021 - 06:27 wib

Respon Harapan Warga dan Cara Erick Thohir Hargai Pengorbanan Tukang Rakit

Warga Kampung Koja, Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten, Tangerang menyampaikan keluhan mereka kepada Menteri BUMN Erick Thohir, saat sang menteri sedang berkunjung ke lokasi tersebut.

Warga menceritakan anak-anak di kampung Koja sangat kesulitan, khusus berangkat maupun pulang sekolah. Dari rumah, mereka harus berjalan kaki sejauh tujuh kilo meter untuk sampai ke sekolah.

Bila ingin cepat tiba, harus menggunakan jasa rakit atau yang dikenal dengan sebutan getek menyebrangi sungai. Tetapi jalan pintas ini, menimbulkan rasa khawatir akan terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Selain anak-anak, warga juga kesulitan. Baik hendak pergi ke pasar, menjual hasil bumi, atau melakukan kegiatan lainnya di luar Kampung Koja. Akses jauh, karena tak ada jembatan.

Warga meminta Erick Thohir agar membangunkan  jembatan yang menghubungkan Kampung Koja dengan di seberang sungai yakni Kampung Kabayan, Desa Mekarbaru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang. 

Jembatan dapat mempermudah akses untuk perekonomian dan membuat orang tua tak merasa khawatir ketika anak-anaknya berangkat ke sekolah.

"Kalau lagi musim panen, bawa padi dari sana, nyebrang ke sini ngeri juga. Kalau muter lebih dari tujuh kilo, sampe belasan kilometer. Biaya bisa nambah lagi, gak sesuai sama hasil panen," ujar Faturohman, salah seorang warga kepada Erick Thohir.


Cara Erick Thohir Hargai Pengorbanan Tukang Rakit

Mendengar aspirasi warga, Erick Thohir lalu berjalan turun ke sisi sungai.  Menemui seorang warga yang sudah lama menjalankan jasa penyeberangan menggunakan rakit, bernama Marsudin.

Kepada Marsudin,  Menteri BUMN  menyampaikan niatnya untuk membangun  jembatan di lokasi tersebut. Kondisi itu kemungkinan akan berdampak pada usaha rakit yang sedang dilakoni Marsudin. 

Tetapi Erick Thohir berjanji akan memberikan modal dari uang pribadinya, agar Marsudin bisa memulai usaha yang baru. 

Mendengar apa yang disampaikan Erick Thohir, dan atas dasar kemanusiaan Marsudin mendukung upaya pembangunan jembatan di lokasi tersebut. 

Dia juga senang. Menteri BUMN berjanji akan memberikan modal baginya untuk membangun usaha yang baru demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-sehari.

"Kita sebagai masyarakat ngikut aja. Senang kalo dibikin jembatan. Apalagi saya dikasih modal. Enak juga," ucap Marsudin.

Erick Thohir berharap, bila jembatan sudah terbangun dimanfaatkan dengan maksimal dan membawa perubahan berarti bagi kenyamanan warga.

Sang filantropis Indonesia itu, kembali  mengingatkan agar dalam pembangunan jembatan tak melupakan sosok Marsudin yang puluhan tahun menjadi tukang rakit membantu warga menyeberangi sungai. 

"Kalau jembatannya sudah jadi, saya ke sini lagi. Pak Marsudin nanti saya cari. Ada di mana? Carikan tempat yang terbaik untuk usahanya, beliau sudah berkorban," tutup Erick Thohir.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Erick Thohir Targetkan Pertamina jadi Perusahaan Top Dunia Bervaluasi Rp1.419 Triliun

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meresmikan en
berita-headline

Kanal

Perintah Iqra' Bacalah, Erick Thohir Antarkan Buku untuk Anak-anak Desa Cikuya Banten

Menteri BUMN Erick Thohir mengantarkan buku, perlengkapan mewarnai
berita-headline

Viral

Kabar Baik dari Erick Thohir, Kini UMKM Bisa Ikut Tender Perusahaan BUMN

Menteri BUMNĀ Erick Thohir menegaskan jangan sampai perusahaan BUMN
berita-headline

Viral

Erick Thohir Jamin Mendag Lutfi Bukan Sosok yang Suka Impor

Sejak awal, Presiden Joko Widodo mewanti-wanti para menteri untuk mengurangi ketergantungan terha
berita-headline

Viral

Erick Thohir: Kementerian BUMN Komitmen Wujudkan Transparansi

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan kementerian yang ia pimpin berkomitmen penuh dalam mewuju