https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   13 September 2021 - 20:46 wib

Si Yakob, Burung Beo Medan Pintar Pemilik Rekor MURI

berita-profile

Aris Danu

0

0

Seekor burung Beo Medan bernama Si Yakob baru saja mencatatkan rekor MURI sebagai burung yang mampu menirukan kosakata terbanyak.

Si Yakob yang memiliki akun media sosial 'Si Yakob Beo Medan Pintar' ini bisa menirukan kata-kata dari enam bahasa, yakni Indonesia, Arab, Mandarin, Inggris, Jawa, dan Latin. Jika ditotal, Yakob bisa menirukan 21 kalimat dan 45 kata.

Bahkan Si Yakob bisa menirukan kata-kata dalam rangkaian kalimat yang cukup panjang, seperti 'Jokowi Presidenku', 'Aku Tresno Karo Kowe', hingga 'I Love You'.

Tak hanya itu, Si Yakob pun bisa bernyanyi. Lirik lagu 'Garuda Pancasila' dan 'Indonesia Tanah Airku', cukup fasih ia lantunkan.

Antonius Setyadi, selaku pemilik Si Yakob, mengatakan bahwa dirinya sudah memelihara Beo Medan pintar itu sejak berusia dua bulan.

"Saya ingin menyumbangkan sesuatu yang berharga dan dikenang bagi flora dan fauna Indonesia, khususnya burung yang bisa diajarkan menirukan suara manusia," kata pria yang berprofesi sebagai dosen dan pebisnis itu.

Sebagai penggemar burung, Antonius memilih memelihara Beo Medan karena merupakan burung endemik Indonesia.

Untuk merawat Si Yakob, dia berkolaborasi dengan Tama, seorang mahasiswa tingkat akhir jurusan Akutansi.

Metode pengajaran pada Si Yakob yang diterapkan Antonius bersama Tama, ternyata menghasilkan burung Beo yang pintar menirukan suara dan jauh di atas ekspektasi.

"Ini adalah eksperimen permulaan yang bisa diteruskan oleh penggemar burung Beo sekaligus untuk menambah kecintaan pada burung endemi Indonesia, sehingga jauh dari kepunahan," cerita Antonius.

Menurut dia, saat merawat Si Yakob yang kini berusia satu tahun, tak ada sesuatu yang khusus.

"Makanannya pun hanya pakan burung, buah-buahan seperti pisang, pepaya, dan ubi. Namun, teknik mengajarkannya membuat si Yakob menjadi pintar menirukan suara," ujar Antonius.



Si Yakob mencatatkan rekor MURI sebagai Burung Beo yang mampu menirukan kosa kata terbanyak. Penghargaan ini telah diserahkan pada Minggu (12/9/2021) di Beau Bakery, kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan.

Menurut Doktor Megananda Daryono, seorang peternak burung, kecerdasan Si Yakob sungguh sesuatu yang langka.

"Intelegensianya luar biasa. Jarang sekali bisa menemukan dan bisa mengajari burung hingga demikian jelasnya menirukan suara manusia ini," ucap Megananda yang juga pemilik Mega Bird and Orchid Farm di Bogor, Jawa Barat ini.

Pujian untuk Si Yakob ini juga datang dari Doktor Josua H. Napitupulu, seorang peternak dan penghobi Burung.

"Kalau manusia, kecerdasan Si Yakob ini setara dengan Albert Einstein. Bayangkan saja, kalau biasanya burung Beo ini hanya bisa menirukan 2-3 kata, Si Yakob ini bahkan bisa berkata beberapa kalimat secara langsung dan jelas," ujarnya.

Sementara itu, Senior Manager MURI Jusuf Ngadri mengatakan untuk pencatatan rekor terkait kepiawaian burung Beo menirukan perkataan manusia, memang baru kali pertama dilakukan.

"Dari pengajuan sampai dicatatnya sebagai rekor, memerlukan waktu yang cukup lama. Karena belum adanya parameter yang mengukur seberapa banyak Beo bisa menirukan suara," kata Jusuf.

Pihak MURI pun turut melibatkan 10 orang pakar dan pengamat burung, yang memiliki hobi dan juga penangkaran burung untuk memberikan testimoni.

"Setelah dilakukan verifikasi dan testimoni sejumlah pakar, pengamat, dan pecinta burung, rekor sebagai burung Beo yang mampu menirukan kosakata terbanyak dipegang oleh Si Yakob Beo Medan Pintar," kata Jusuf.

Selain meraih penghargaan untuk kepemilikan Si Yakob, Antonius Setyadi juga mencatatkan rekor sebagai pemilik Patung Kayu Garuda Wisnu Kencana Tertinggi yakni tinggi 344cm dan lingkar patung 462cm.

Tak hanya itu, Meja dan Bangku Terpanjang dari kayu utuh, yaitu meja berukuran 1.000cm, lebar 212cm dan tebal 20cm, serta dua buah bangku sepanjang 1.000cm, lebar 74cm dan tebal 12cm, turut dicatatkan dalam rekor MURI.


Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

Tidak Ada Berita yang Relevan