https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   14 September 2021 - 14:13 wib

Terima Donasi Konsentrator Oksigen, Sejumlah RS di Jateng-DIY Siap Hadapi Varian Baru COVID-19

berita-profile

Aris Danu

0

0

Sejumlah rumah sakit rujukan COVID-19 di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima donasi konsentrator oksigen untuk mengantisipasi munculnya varian baru COVID-19. Bantuan diberikan Djarum Foundation sebanyak 1.000 unit konsentrator oksigen melalui Kementerian Perindustrian RI.

Bantuan ini guna mengantisipasi munculnya varian baru COVID-19 yang dapat mengakibatkan lonjakan kasus dan kebutuhan terhadap oksigen seperti yang terjadi beberapa bulan lalu.

Indonesia sempat mengalami gelombang kedua COVID-19 sejak akhir Juni 2021 yang ditandai dengan melonjaknya kasus harian COVID-19. Seiring dengan hal tersebut, kebutuhan terhadap oksigen juga meroket yang pada akhirnya menimbulkan kelangkaan di tengah masyarakat.

Meski kini kasus harian COVID-19 sudah mengalami penurunan, langkah antisipasi sepatutnya tetap dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Hal inilah yang menjadi dasar Djarum Foundation dalam menyalurkan bantuan berbentuk konsentrator oksigen.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Vice Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation Achmad Budiharto kepada Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika di Semarang, Jawa Tengah, akhir pekan lalu.

Turut pula hadir Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Masrokhan, dan juga Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar kementerian Perindustrian Republik Indonesia Edy Sutopo.  
Dalam serah terima bantuan, Djarum Foundation memberikan 100 unit konsentrator oksigen ke Kementerian Perindustrian dan 900 unit lainnya didistribusikan ke sejumlah rumah sakit di wilayah Jawa Tengah dan DIY.

"Sebagai sebuah korporasi yang berada dalam naungan Kementerian Perindustrian RI, kami berkomitmen untuk turut terlibat dalam program penanggulangan pandemi COVID-19 yang terus menjadi perhatian serius. Kami berharap, donasi konsentrator oksigen ini dapat mengantisipasi bilamana lonjakan pasien COVID-19 terjadi kembali. Tapi tentunya mari sama-sama kita berdoa semoga lonjakan kasus tidak terjadi lagi dan Indonesia segera keluar dari pandemi," kata Budiharto.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika menuturkan, donasi dari sektor swasta merupakan bentuk kepedulian industri dalam negeri saat menghadapi pandemi COVID-19. Pasalnya, tak hanya menyasar lini kesehatan, wabah ini juga menyerang sektor industri yang bermuara pada melambatnya roda perekonomian.

"Donasi konsentrator oksigen dari Djarum Foundation ini merupakan langkah positif dan bentuk kerjasama yang baik antara Kemenperin dan sektor industri. Kepedulian ini memberikan makna bahwa industri dalam negeri tidak hanya sebagai penggerak roda perekonomian tapi juga berbagi beban di kala negara sedang dalam kondisi sulit. Semoga bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan oksigen bagi para pasien COVID-19," Putu menjelaskan.

Konsentrator oksigen merupakan alat yang mampu menyaring udara menjadi oksigen murni terkonsentrasi berkadar lebih dari 90 persen. Alat ini dilengkapi penyaring khusus dan regulator yang berfungsi mengatur laju oksigen sebelum dihirup oleh pasien melalui kanula hidung atau masker khusus.

Konsentrator oksigen dapat digunakan bagi pasien COVID-19 yang memiliki penurunan saturasi oksigen di dalam darah pada kisaran 94 hingga 90 persen.

Menurut surat edaran World Health Organization (WHO) pada April 2020, terapi oksigen menggunakan konsentrator oksigen bagi penderita COVID-19 dapat dilakukan dengan pemberian oksigen aliran rendah berkisar 1-2 liter per menit hingga aliran tinggi yakni 10-15 liter oksigen per menit.

Sesuai dengan acuan badan kesehatan dunia tersebut, Djarum Foundation mendonasikan konsentrator oksigen yang memiliki kemampuan memproduksi 10 liter oksigen per menit.

Diungkapkan Budiharto, saat ini, konsentrator oksigen menjadi alternatif terapi oksigen yang digunakan masyarakat. Alat ini menjadi populer karena mudah dibawa, memiliki bobot yang lebih ringan dan tidak perlu melakukan isi ulang oksigen seperti layaknya tabung oksigen konvensional. Dan juga, selain untuk pasien COVID-19, konsentrator oksigen dapat digunakan bagi pasien lain yang menderita penyakit di bagian penapasan dan penurunan saturasi oksigen di dalam darah.

Donasi konsentrator oksigen ini merupakan kelanjutan rangkaian bantuan dari Djarum Foundation sejak April 2020 guna membantu menanggulangi pandemi COVID-19 di Tanah Air. Beberapa bantuan yang telah diberikan ke berbagai rumah sakit untuk membantu mempercepat pemulihan pasien saat terjadi lonjakan kasus diantaranya alat terapi oksigen High Flow Nasal Cannula (HFNC), hospital bed, air purifier, hingga ventilator.

Sementara itu, Djarum Foundation juga memberikan perlengkapan kesehatan berupa masker, goggle, faceshield, dental protective face, baju coverall hingga suplemen dan multivitamin kepada tenaga kesehatan yang bertugas sebagai garda terdepan penanganan COVID-19.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Semangat Vanesha Prescilla Dukung Remaja Vaksin Covid-19

berita-headline

Empati

Yuk, Dukung Gerakan Solidaritas Pekerja Industri Hiburan Terdampak Pandemi

berita-headline

Empati

Pasien Covid Tak Harus Meninggal, Cukup Terapi Multivitamin

Dokter Estetika Amira Farahnaz, sudah 18 bulan berkutat dalam menangani pasien Covid-19. Tingkat
berita-headline

Viral

Kemenkes Lakukan Audit Vaksinasi COVID-19 Untuk Cegah Penyimpangan

Kementerian Kesehatan menggandeng BPKP dan berbagai pihak untuk melakukan audit secara berkala un
berita-headline

Viral

Anies Berterima Kasih untuk Keterlibatan Ponpes dalam Proses Vaksinasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung sentra vaksinasi warga yang berlokasi di Po