https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   17 September 2021 - 22:17 wib

Bea Cukai Batam Gagalkan Upaya Penyelundupan Emas Senilai Rp177,19 Juta

berita-profile

Inilah

0

0

Kanal
berita-headline

Bea Cukai Batam Gagalkan Upaya Penyelundupan Emas Senilai Rp177,19 Juta

Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan upaya penyelundupan emas senilai Rp117,19 juta di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) PPP, Batam pada Rabu (4/8/2021).

Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Undani menyatakan kali ini modus yang digunakan untuk menyelundupkan emas dengan berat total 136,22gr adalah dengan disembunyikan di dalam empat paket, yakni tiga paket lampu LED dan satu paket aksesoris.

Undani menambahkan, emas tersebut rencananya akan dikirimkan ke sejumlah kota, yakni ke Jakarta, Balikpapan, Jambi dan Kabupaten Rokan Hilir.

"Emas tersebut diduga sengaja diselundupkan untuk menghindari pengenaan pungutan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI) yang dibebankan terhadap barang yang dikirimkan dari Kawasan Bebas Batam ke daerah Indonesia lainnya. Potensi kerugian negara yang timbul akibat penghindaran kewajiban membayar bea masuk dan pdri dari penyelundupan emas ini diproyeksikan sebesar Rp31,37 juta," jelas Undani.

Perlu diketahui bahwa barang yang ada di Batam adalah barang yang ditangguhkan pengenaan bea masuk dan PDRI, sehingga apabila akan dikirimkan ke daerah Indonesia lainnya maka akan dikenakan pungutan yang sebelumnya ditangguhkan tersebut.

Lebih lanjut Undani menjelaskan bahwa penggagalan upaya penyelundupan emas diawali dari kegiatan pemeriksaan rutin oleh petugas Bea Cukai Batam menggunakan mesin x-ray di TPS PPP. Pada Rabu (04/08) sekitar pukul 09.00 WIB, petugas mencurigai beberapa isi paket dalam kantong kiriman yang menunjukkan citra saat dimasukkan ke mesin x-ray. Atas kiriman tersebut kemudian dilakukan pemeriksaan dengan cara dipindai ulang per paket. Selanjutnya diamankan tiga paket yang diberitahukan lampu dan satu paket diberitahukan aksesoris yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan fisik dengan cara dibuka dan disaksikan oleh kuasa barang.

"Saat itulah, petugas menemukan emas dengan berat total 136,22gr senilai Rp117,19 juta yang disisipkan di rangka bagian dalam lampu jenis LED dan juga di dalam paket yang diberitahukan aksesoris. Atas temuan tersebut dilakukan penindakan dan barang bukti diamankan ke Kantor Bea Cukai Batam untuk proses lebih lanjut," ujar Undani.

Dengan penindakan ini, hingga 31 Agustus 2021 Bea Cukai Batam telah berhasil menorehkan 347 penindakan dengan total nilai tangkapan Rp66,25 miliar dan taksiran potensi kerugian negara Rp18,63 miliar. Rangkaian penindakan demi penindakan menjadi bukti keseriusan Bea Cukai Batam dalam melindungi masyarakat Indonesia dari bahaya peredaran barang ilegal sekaligus sebagai upaya dalam mengamankan penerimaan negara.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Lakukan Pemusnahan Bibit dan Tanaman Tanpa Izin, Bea Cukai Selamatkan Lingkungan Indonesia

Sejalan dengan fungsi Bea Cukai sebagai community protector, Bea Cukai Pontianak bersama dengan B
berita-headline

Kanal

Amankan Perairan Indonesia, Bea Cukai Laksanakan Patroli Laut

Sebagai community protector, Bea Cukai secara aktif melakukan pengawasan di berbagai wilayah. Pad
berita-headline

Kanal

Lewat Diseminasi Informasi Bea Cukai Pastikan Pemanfaatan DBHCHT oleh Pemerintah Daerah Tepat Sasara

Pemanfaatan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) terus dimonitor oleh Bea Cukai. Salah s
berita-headline

Kanal

Bea Cukai Gelar Sosialisasi Aturan Kepabeanan di Pangkalpinang dan Batam

Bea Cukai kembali berupaya memberikan informasi dan mengedukasi pengguna jasa serta masyarakat ak
berita-headline

Viral

Tingkatkan Kepatuhan, Bea Cukai Gelar Operasi Pasar

Dalam upaya menekan peredaran rokok ilegal yang kian marak, Bea Cukai secara aktif melakukan kamp