https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   22 September 2021 - 17:59 wib

Bea Cukai-Polri Gagalkan Penyelundupan Sabu Lebih dari 100 Kg

berita-profile

Inilah

0

0

Satuan tugas (Satgas) Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau, Bea Cukai Batam, dan Bea Cukai Tanjung Pinang bersama Satgas Polresta Barelang gagalkan penyelundupan sabu seberat total 107,258 kilogram. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan konferensi pers pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu 107,258 kg di Polresta Barelang, pada Senin (20/9).

Dalam konferensi pers tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Ambang Priyonggo mengatakan kejadian penggungkapan terjadi pada minggu (05/09) sekitar pukul 06.00 WIB di wilayah perairan laut sekitar Pulau Putri Nongsa Batam.

“Penindakan berawal dari informasi akan adanya upaya penyelundupan narkotika, psikotropika, dan precursor (NPP) jenis Methampetamin/sabu yang dibawa dengan speedboat. Kemudian dilakukan operasi bersama antara Satgas Bea Cukai Khusus Kepri, Bea Cukai Batam, dan Bea Cukai Tanjung Pinang dengan Satgas Polresta Barelang. Kegiatan pengamatan dan pengintaian yang telah dilakukan selama tiga bulan membuahkan hasil. Satu buah kapal speedboat (SB. Edward Black Beard) berhasil kami amankan,” jelasnya.

Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan terhadap kapal tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen, terdapat enam orang ABK yang membawa kapal tersebut dari Lagoi, Bintan menuju Singkawang, Pontianak. Berdasarkan pemeriksaan menyeluruh yang dilakukan didapatkan enam tas berisikan bungkus teh yang dijadikan modus penyembunyian narkotika jenis sabu dengan berat total 107,258 kilogram. Diduga narkotika tersebut akan diedarkan di Batam dan kota lainnya.

“Asumsinya, kalau dihitung, satu gram dikonsumsi tiga sampai empat orang. Sehingga dengan penindakan sabu ini 321.774 orang atau 429 ribu jiwa manusia telah terselamatkan,” ungkap Ambang.

Dalam penindakan ini, petugas meringkus lima tersangka berinisial RA (26 Tahun), Aza (23 Tahun), Eah (25 Tahun), Inisial Fos (26 Tahun), Inisial H, (33 Tahun). Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 115 Ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama dua puluh tahun, seumur hidup atau hukuman mati. [adv]

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Bea Cukai Fasilitasi Perusahaan ini Jadi Gudang Berikat Pertama di Cirebon

Bea Cukai Cirebon memfasilitasi PT Mahasu Logistik Indonesia untuk menjadi gudang berikat pertama
berita-headline

Viral

Tingkatkan Kepatuhan, Bea Cukai Gelar Operasi Pasar

Dalam upaya menekan peredaran rokok ilegal yang kian marak, Bea Cukai secara aktif melakukan kamp
berita-headline

Kanal

Bea Cukai-TNI Sita 11,3 Juta Batang Rokok Ilegal

Dalam pelaksanaan operasi gempur 2021, Bea Cukai semakin menggaungkan keseriusannya memberantas p
berita-headline

Kanal

Perdana, Ekspor Tepung Kratom Kalimantan Barat ke Pasar Eropa

Pontianak, 30-09-2021 – Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar) turut hadir dalam pe
berita-headline

Viral

Duduk Bersama, Bea Cukai di Berbagai Daerah Bahas Kendala Ekspor

Sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan ekspor dari berbagai daerah di Indonesia, Be