https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   16 August 2021 - 02:21 wib

UAH: Manusia Cenderung Ingin Hidup Lebih Lama

INILAHCOM kedatangan tamu istimewa pada Jumat, (13/08/2021). Dia adalah Ustaz Adi Hidayat (UAH) yang sangat terkenal dengan menguasai kitab suci Al-Qur'an.
Pada masa pandemi ini, ratusan ribu orang meninggal dunia di Indonesia.


Melihat hal ini, UAH mengingatkan tentang dua hal, yaitu  kehidupan dan kematian. Dua hal ini sangat jelas dijabarkan dalam surat Al-Mulk ayat 2 yang berarti, "Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun".

"Allah sampaikan, Dia menjadikan kematian dan kehidupan pengingat. Kalau wajarnya kehidupan dulu baru meninggal, atau meninggal dulu baru hidup? Tapi di sini, Al-Qur'an mendahulukan kematian. Allah menciptakan kematian lantas kehidupan," ujar UAH saat memberikan tausiah di kantor INILAHCOM.

Wajar saja, menurut UAH, jika setiap manusia pada dasarnya memiliki psikologis yang cenderung ingin hidup lebih lama dari apa yang diinginkan.Tidak ada yang ingin meninggal dalam waktu yang cepat.

"Siapa di antara kita yang ingin meninggal besok?, hampir enggak ada. Pasti ada yang bilang, boleh besok asal masuk surga. jadi umumnya manusia ingin hidup lebih lama," kata ustaz kelahiran 11 September 1984 itu.

Kematian yang digambarkan dalam penambahan kasus covid-19 banyak mengandung arti. Intinya, bagaimana seseorang mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian.

Sore yang senja itu, menjadi semakin hangat ketika mendapat siraman rohani yang mendalam. Sebagai manusia diingatkan tentang apa yang bisa dikerjakan dalam hidup agar bisa bermanfaat untuk orang lain.

Ini menjadi bekal seseorang yang akan ditinggalkan ketika menghadapi sang Khaliq.

"Tujuannya dari semua itu, hanya menunjukkan orang wafat. Allah ingin menunjukkan kepada kita, legacy apa yang kamu mau tinggalkan, setelah ajalmu tiba. kamu mau buat sejarah apa gitu? Kamu mau meninggalkan apa sampai kamu dikenang, itu muncul diakhirat. Atau minimal orang bumi mengetahuinya. Kan yang meninggal sudah banyak. Tapi yang meninggalkan kenangan tidak banyak,"katanya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Empati

Yuk, Dukung Gerakan Solidaritas Pekerja Industri Hiburan Terdampak Pandemi

berita-headline

Kanal

Inilah.com Reborn dengan Konsep Jurnalisme Solusi

Berdiri sejak Februari 2008, Inilah.com sudah menemani pembaca
berita-headline

Viral

Kemenkes Lakukan Audit Vaksinasi COVID-19 Untuk Cegah Penyimpangan

Kementerian Kesehatan menggandeng BPKP dan berbagai pihak untuk melakukan audit secara berkala un
berita-headline

Viral

Dokter Reisa, Sudah Vaksin Jangan Abai Prokes

Juru bicara Penanganan covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan
berita-headline

IXU

Kemungkinan Gelombang Tiga dengan Varian COVID-19 Lambda dan MU

Bagaimana kemungkinan adanya gelombang ketiga di Indonesia dengan varian Lambda dan MU?