https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   17 August 2021 - 09:19 wib

Pasien Covid Tak Harus Meninggal, Cukup Terapi Multivitamin

Dokter Estetika Amira Farahnaz, sudah 18 bulan berkutat dalam menangani pasien Covid-19. Tingkat keparahannya pun beragam, mulai dari demam ringan dan batuk, hingga gangguan pernapasan yang parah. Dari ratusan pasien yang sudah ditangani nya 100 persen sembuh.

willy

Metode penyembuhannya cukup dengan terapi dosis tinggi dari multivitamin. Yakni, vitamin C diberikan sebanyak dua kali dalam satu hari dengan sekali minum 1.000 miligram.
Kemudian melakukan injeksi vitamin D juga penting untuk pasien Covid-19. Pasalnya, dalam vitamin ini, tersimpan kandungan antivirus yang bisa mengaktifkan mekanisme pertahanan tubuh sebagai imunomodulator.

Vitamin D juga dapat mencegah peradangan hebat  yang berakibat kepada kematian. Selain terapi multi vitamin, pasien Covid yang ditanganinya juga mengkonsumsi jintan hitam sebanyak 80 miligram per kilogram berat badan per hari.

"Saya ada jurnal, semua ada. Dengan terapi vitamin C saya yakin angka kematian bisa ditekan. lakukan terapi vitamin C dan injeksi vitamin D," kata Dokter Amira di Jakarta, baru-baru ini.   

Obati Covid-19 Tak Perlu Biaya Mahal


Dokter Amira bercerita awal mula yang menemukan metode terapi multivitamin kepada pasien Covid-19 derawal dari dirinya mengalami penyakit virus mematikan tersebut saat pulang bepergian dari luar negeri.

"Saat itu saya dinasehati teman saya di Korea untuk melakukan pengobatan dengan terapi vitamin C. Jadi saya melakukan injeksi vitamin C, dalam tempo dua hari semua itu hilang. Sejak itu saya juga praktekkan kepada teman-teman yang menderita covid dan Alhamdulillah sembuh," ucapnya.

Dia menekankan, untuk mengobati Covid-19 semestinya tidak membutuhkan biaya yang mahal. Cukup dengan terapi muliti vitamin dosis tinggi. Pemerintah diharapkan untuk intens melakukan subsidi vitamin kepada rakyat, karena hal itu dapat ikut menekan angka kematian akibat Covid-19.

"Semakin cepat terapi dilakukan semakin cepat pasien sembuh. Penyakit bawaan, hipertensi, jantung, lambung parah, ibu saya dalam waktu 10 hari sembuh kalau ditanya komorbitnya luar biasa. Tapi Obat-obat sebelumnya tetap dikonsumsi. Saya hanya beri vitamin-vitamin," ucapnya.

Pasien Covid-19 Akui Sembuh Setelah Terapi Muliti Vitamin

Ustadz Haikal Hassan Baras alias Babe Haikal, mengaku sebagai salah satu pasien Covid-19 yang diterapi oleh Dokter Amira dan sembuh. Ia berharap temuan ini dapat dipertimbangkan dan dilakukan para dokter dan pihak rumah sakit sebagai metode pengobatan pasien Covid-19.

"Setelah dokter Amira menyembuhkan pasien covid 100 persen sembuh, maka sayab ingin rumah sakit-sakit mendengar usulan dokter Amira bagaiamana menangani pasien covid-19. Saya adalah pasien beliau," tutupnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Semangat Vanesha Prescilla Dukung Remaja Vaksin Covid-19

berita-headline

Empati

Yuk, Dukung Gerakan Solidaritas Pekerja Industri Hiburan Terdampak Pandemi

berita-headline

Viral

Kemenkes Lakukan Audit Vaksinasi COVID-19 Untuk Cegah Penyimpangan

Kementerian Kesehatan menggandeng BPKP dan berbagai pihak untuk melakukan audit secara berkala un
berita-headline

Viral

Anies Berterima Kasih untuk Keterlibatan Ponpes dalam Proses Vaksinasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung sentra vaksinasi warga yang berlokasi di Po
berita-headline

Viral

Dokter Reisa, Sudah Vaksin Jangan Abai Prokes

Juru bicara Penanganan covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan