https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   17 August 2021 - 12:32 wib

Masif Gempuran Teknologi Takhta Negara Bisa Lenyap

Teknologi informasi dan transformasi digital diumpamakan sebagai dua sejoli yang tak bisa dipisahkan. Saling membutuhkan mustahil berjalan sendiri-sendiri. Khusus bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-76 Wakil Presiden Indonesia ke-11 Boediono menyoroti dua hal penting yang menjadi masa depan dunia tersebut.

"Kita harus secepatnya menerapkan teknologi barunya di berbagai bidang kehidupan," kata Boediono dikutip dari akun YouTube Kemkominfo TV dikutip Selasa (17/8/2021).

Era teknologi informasi dan transformasi digital seperti saat ini negara bisa kehilangan kedaulatannya tanpa harus diserang secara militer. Jadi gempuran teknologi secara masif mampu melakukan itu.

Gubernur Bank Indonesia ke-13 ini mendorong pemerintah bergerak cepat membangun strategi nasional. Mencakup pedoman-pedoman umum mengenai teknologi informasi dan transformasi digital. Bukan hanya bagi pemerintah sendiri tetapi bisnis dan masyarakat umum juga demikian.

"Terpenting bagi negara seperti kita itu adalah belajar dari pengalaman negara-negara yang lebih maju. Apa yang mereka anggap gagal apa yang mereka anggap sukses kita pelajari dengan tekun dengan benar. Kita ambil manfaatnya," tutup Boediono.




Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Refleksi 76 Tahun RI, PKS: Pemimpin Kita Krisis Keteladanan

Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar upacara peringatan