https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   13 October 2021 - 23:54 wib

Ajak Mahasiswa Bantu Cari Solusi Atasi Kemiskinan, Mensos Siapkan Rp178 Miliar

Kanal
berita-headline

(inilah.com)

Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta mahasiswa terjun langsung kelapangan untuk membantu pemerintah mencari solusi atasi masalah kemiskinan.

Hal tersebut diungkap langsung oleh Mensos Risma saat memberi kuliah umum di sela peluncuran program 'Pejuang Muda' di Kantor Kementerian Sosial di Jakarta, Rabu (13/10/2021).

"Kami menggandeng 5.140 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang akan diterjunkan ke tengah masyarakat untuk mengetahui permasalahan sosial dari dekat dan berupaya menyelesaikan masalah kemiskinan di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia," ujar Mensos Risma.

Dia menyadari upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri, melainkan perlu membangun sinergitas dan kolaborasi, diantaranya dengan dunia pendidikan dan pemerintah daerah (pemda).

Dampak dari program 'Pejuang Muda' tersebut akan dirasakan langsung oleh masyarakat ketika para mahasiswa mengerjakan proyek-proyek penanganan kemiskinan dan masalah sosial yang didukung anggaran oleh Kementerian Sosial.

Agar program tersebut dapat berjalan, menurut Mensos Risma, pihaknya sudah menyiapkan Rp178 miliar yang diambil dari anggaran Kemensos.

"Kami siapkan Rp178 miliar bagi 5.140 mahasiswa yang diambil dari anggaran Kemensos untuk perbaikan data untuk membuat proyek program pengentasan kemiskinan yang sebelumnya direfocusing dan dievaluasi, ” ujarnya.

Dukungan biaya proyek satu kelompok Rp10 juta dari Kemensos, namun jika membutuhkan anggaran yang lebih besar akan disinergikan dengan Kitabisa.com untuk menggalang dana dari masyarakat dan pihak-pihak terkait lainnya.
 
“Jika anggaran lebih dari 10 juta untuk proyek permasalahan yang ditemukan di masyarkat akan dikerja samakan dengan Kitabisa untuk menggalang dana dari masyarakat,” tambah Mensos Risma.

Dalam 'Pejuang Muda' terdapat empat pilihan program, yaitu di bidang bantuan sosial, pemberdayaan, lingkungan, serta fasilitas lingkungan yang terpenting bagi mahasiswa bisa memilih program dengan bobot 20 SKS selama satu semester.

“Mereka tidak hanya terjun langsung ke masyarkat, tetapi boleh memilih salah satu dari empat program yang didukung Kemenag dan Kemdikbudristek melalui program Kampus Merdeka dan mendapat nilai diakhir program,” tandas Mensos Risma.

Sedangkan, untuk teknis di lapangan mereka akan disebar dalam kelompok kecil sebanyak lima orang dan 10 orang untuk setiap kab/kota untuk menyerap berbagai permasalahan sosial di masyarakat melalui program yang ril.

Saat peluncuran, Mensos Risma secara simbolis memakaikan langsung jaket dan topi kepada mahasiswa.


Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Mensos Risma Minta Izin Guntur Gunakan Gambar Soekarno di Uang Pecahan Rp100.000 Baru

berita-headline

IXU

Penyaluran Bantuan Sosial Tunai Dihentikan

Masyarakat masih menunggu dan bertanya-tanya terkait keputusan pem
berita-headline

Viral

Demokrat: Mensos Risma Bisanya Hanya Tebar Intimidasi dan Caci Maki

Mungkin kalau hari ini dilakukan survei, Menteri Sosial Tri Rismaharini yang akrab disapa Risma,
berita-headline

Viral

Baru Berdiri Ditinggal Pendiri, Partai Ummat Nasibmu Kini

Baru juga resmi berdiri sudah ditinggal pendiri, begitulah gambaran Partai Ummat saat ini.
berita-headline

Viral

Marah-Marah Terus, Mensos Risma Harus Dievaluasi

Aksi marah-marah Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini terus mendapat sentimen negatif. Video m