https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   20 August 2021 - 06:31 wib

Kivlan Zen Tak Dendam kepada Jaksa Juga Polisi

Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen legowo menerima tuntutan 7 bulan penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Kivlan saat ini berstatus sebagai terdakwa kasus kepemilikan senjata api ilegal. Ia menerima ini sebagai konsekuensi politik terkait peristiwa kerusuhan 21-22 Mei 2019 lalu.

"Saya enggak menyalahkan siapapun. Keadaan memang situasi politik pada 21-22 Mei, yang kerusuhan dicari siapa yang punya senjata nembak," kata Kivlan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (20/8/2021).

Dalam pledoinya Kivlan tetap bertahan bahwa tak bersalah dalam kasus ini. Meski demikian dia tidak menyimpan dendam kepada siapapun baik kepada jaksa dan polisi.

"Saya nyatakan enggak bersalah, bisa dibuktikan. Saya enggak dendam sama siapapun, enggak dendam sama jaksa, enggak dendam sama polisi," ucap dia.

Kivlan Zen dituntut tujuh bulan penjara dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Jaksa menilainya terbukti bersalah melakukan tindak pidana terkait kepemilikan senjata api tanpa izin.

Sebagaimana diatur Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Barang bukti disita dalam perkara ini, antara lain lima pucuk senjata api dalam berbagai jenis, dan dua boks peluru tajam dengan 98 butir peluru.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Divonis Penjara 4 Bulan, Kivlan Melawan: Itu Kehormatan, Saya Akan Banding

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis penjara selama empat bulan kepada