https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   23 August 2021 - 17:44 wib

Ciptakan Destinasi Bebas Covid-19, Sentra Vaksin di Tempat Wisata jadi Incaran

Indonesia saat ini masih berjuang untuk melawan ganasnya covid-19. Hingga saat ini kasus terkonfirmasi positif harian mencapai 16.744 orang.

Tanda-tanda Indonesia belum melewati pandemi belum terihat. Karena itu, masyarakat seakan diajak untuk berdampingan dengan covid-19.

Destinasi wisata pun belum banyak dibuka. Hal ini untuk menekan laju penularan yang agar tidak masif.

Salah satu objek wisata di Indonesia yang dipersiapkan untuk acara balap motor internasional FIM MOTUL Superbike World Championship atau WSBK di Mandalika International Street Circuit pada November 2021 adalah Mandalika.

Demi membuat destinasi menjadi zona hijau dari covid-19, kawasan pariwisata ini memfasilitasi kegiatan vaksinasi untuk 3000 orang.

Hal tersebut juga berguna untuk mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika atau The Mandalika dan sekitarnya sebagai green zone destination atau destinasi bebas Covid-19.

Kegiatan vaksinasi massal dengan tajuk Vaksinasi Mandalika Goes To Green Zone diselenggarakan di sejumlah tempat yaitu di Bazaar Mandalika, area Kuta Beach Park (KBP), Desa Mertak dan SDN 1 Bangkrang Prabu.

Kegiatan ini merupakan sinergi TNI-POLRI bersama Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, ITDC dan Poltekpar Lombok dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda NTB, Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Polres Lombok Tengah dan Dinas Kesehatan Lombok Tengah sebagai petugas vaksinasi.

"Saya sudah teruskan kepada Menteri Kesehatan, Menteri BUMN, dan tentunya kepada Kapolri bahwa kedepan seluruh perhatian dan aktivitas kita adalah mendorong vaksinasi di Mandalika. Hal ini untuk memenuhi persyaratan dari Bapak Presiden bahwa dalam menyambut event WSBK, tingkat vaksinasi di NTB harus mencapai tingkat yang lebih tinggi. Satu bulan sebelum WSBK kita harus pastikan bahwa pra-kondisi yang diminta Presiden  tersebut sudah kita peroleh untuk mensukseskan event WSBK ini," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S. Uno, secara virtual, Jakarta, Senin, (23/08/2021).

Karena itu, semua pihak akan menggenjot vaksinasi di NTB khususnya Mandalika.

"Saya dukung 100 persen, dengan pola kolaborasi, per hari ini sudah 200.000 masyarakat yang tervaksinasi di lingkup parekraf di NTB dengan target 450.000 pada September 2021. Vaksinator sudah siap, jumlah vaksin cukup. Mari tebarkan optimisme, insyaallah WSBK tentunya sebagai tugas mulia, akan kita selenggarakan dengan sebaik-baiknya,” tambah Sandiaga.

Direktur Utama Abdullbar M. Mansoer mengatakan, ITDC mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan Vaksinasi Mandalika Goes To Green Zone sebagai langkah preventive dari Polda NTB dalam upaya mendukung pemerintah menanggulangi penyebaran Covid-19.

"ITDC siap mendukung dan mendampingi Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam kegiatan vaksinasi untuk mencapai target 20.000 vaksin per hari," ujar Abdullbar M. Mansoer.

Sebelumnya ITDC telah menyelesaikan vaksinasi bagi 1.200 pekerja pariwisata di The Mandalika, terdiri dari tenaga kerja perhotelan, pegawai ITDC, tenaga keamanan, petugas kebersihan, tenaga proyek, Badan SAR Nasional, dan pegawai SPBU The Mandalika.

Kegiatan vaksinasi yang berlangsung 30 Maret-1 April 2021 untuk dosis pertama dan 28-30 April dan 4 Mei 2021 untuk dosis kedua tersebut diselenggarakan oleh ITDC bekerjasama dengan Dinas Pariwisata NTB, Dinas Kesehatan NTB, Puskesmas Kuta, serta Mandalika Hotel Association (MHA).

“ITDC memiliki komitmen untuk mendukung penyelesaian vaksinasi sebagai salah satu syarat penyelenggaraan WSBK pada November ini.  Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis target vaksinasi di NTB khususnya The Mandalika dapat segera tercapai sehingga kita dapat menggelar balapan berkelas internasional di The Mandalika dan membangkitkan kembali pariwisata Indonesia khususnya NTB," tutup Abdulbar.


Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Empati

Pasien Covid Tak Harus Meninggal, Cukup Terapi Multivitamin

Dokter Estetika Amira Farahnaz, sudah 18 bulan berkutat dalam menangani pasien Covid-19. Tingkat
berita-headline

Viral

Kemenkes Lakukan Audit Vaksinasi COVID-19 Untuk Cegah Penyimpangan

Kementerian Kesehatan menggandeng BPKP dan berbagai pihak untuk melakukan audit secara berkala un
berita-headline

Viral

Kapolri Minta Waspadai Fenomena Revenge Travel

Telah dibukanya sejumlah tempat wisata disambut dengan sukacita oleh sebagian besar masyarakat. P
berita-headline

Viral

Pemerintah Klaim Kasus Aktif Covid-19 Turun Signifikan

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan penurunan t
berita-headline

Inersia

Sebanyak 4.015 Perempuan jadi Janda Baru, Begini Alasannya

Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak orang tua yang meninggal dunia usai terjangkit virus mematika