https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   24 August 2021 - 14:44 wib

Menkes Tegaskan Daerah Tidak Perlu Simpan Stok Vaksin

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan terkait dengan penyimpanan stok vaksin di daerah kabupaten/kota.

Budi mengungkapkan bagi daerah yang kekurangan vaksin sebaiknya tidak melakukan penyimpanan stok vaksin untuk dosis berikutnya.

Misalnya, dari 1.000 dosis yang diterima, dilakukan penyuntikan hanya 500 dosis. Artinya sisanya 500. Hal ini tidak perlu ditahan menjadi stok, penyuntikan dosis kedua.

“Atas arahan Bapak Presiden, kita ingin menegaskan sekali lagi daerah tidak perlu memegang stok karena nanti akan diatur suntikan keduanya dari pusat dari kita (Kemkes). Jadi pakai saja semuanya disuntik sesuai dengan aturan,” kata Menkes pada konferensi pers virtual terkait Update Ketersediaan Vaksin di Indonesia, Jakarta, Selasa, (24/8/2021).

Masih menurutnya, vaksin yang diperuntukkan suntikan dosis pertama tidak boleh diberikan untuk vaksin kedua.

"Jadi, kalau kita bilang ini untuk suntik satu, lakukan ini untuk satu semuanya. Kalau ini sebagai suntikan kedua semuanya, management stoknya dilakukan di pusat. Sehingga tidak perlu dilakukan di daerah," tambah Menkes.

Menkes mengakui hal ini memang masih perlu banyak dilakukan perbaikan.

"Kalau kita bilang suntik satu, sebagian suntik dua, dan sebaliknya. Sehingga itu yang menyebabkan ada stok yang cukup banyak 25 juta tadi dosis yang ada di daerah-daerah," paparnya.

Masalah kedua, yang kerap dihadapi di daerah terkait vaksin adalah, memang terdapat daerah-daerah yang kosong ketersediaan vaksinnya.

"Bapak Presiden menyampaikan kita kirimnya ke provinsi. Dari provinsi butuh satu hari, dua hari, ada yang sampai ke kota, ada juga yang seminggu ada yang lebih. Bapak Presiden minta, tolong didorong agar cepat sampai ke kabupaten. Karena banyak Bupati dan Walikota yang mengeluh," ujarnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Kepala Negara dan Diplomat Tak Perlu Tunjukkan Bukti Vaksinasi di Sidang PBB

Semua presiden, perdana menteri, dan diplomat yang akan mengikuti Sidang Majelis Umum Perserikata
berita-headline

Viral

Studi: Vaksin Ketiga COVID-19 Tingkatkan Imunitas 10 Kali Lipat

Vaksin ketiga COVID-19 bisa meningkatkan perlindungan imunitas 10 kali lipat terhadap infeksi, de
berita-headline

Viral

Kemenkes Lakukan Audit Vaksinasi COVID-19 Untuk Cegah Penyimpangan

Kementerian Kesehatan menggandeng BPKP dan berbagai pihak untuk melakukan audit secara berkala un
berita-headline

Viral

Menag Pastikan Program Vaksinasi untuk Santri Terus Berjalan

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memastikan program vaksinasi untuk jutaan santri terus
berita-headline

Viral

Genjot Target Vaksin, Pemerintah Dorong Capaian Vaksin Lansia dan Remaja

Perkembangan vaksinasi hingga saat ini berfokus untuk menggenjot vaksinasi untuk kelompok lansia