https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   25 August 2021 - 06:48 wib

Solusi Digitalisasi Penyediaan Akses Air Bersih

Schneider Electric bersama Kementerian PUPR, dan PDAM menjadi mitra strategis menuju pengelolaan smart water dalam mengembangkan solusi terintegrasi, berbagi pengetahuan serta pengalaman global untuk diterapkan di Indonesia yang diterapkan di berbagai proyek pengembangan dan revitalisasi sistem pengelolaan air di Indonesia antara lain di PDAM Surya Sembada Surabaya, proyek SPAM Semarang Barat, Palyja, Traya Tirta, dan Moya Indonesia.

Business Vice President Industrial Automation Schneider Electric Indonesia & Timor Leste Hedi Santoso menekankan bahwa digitalisasi yang disertai dengan pemanfaatan energi bersih merupakan satu-satunya cara yang dapat menjawab tantangan sektor air minum dalam meningkatkan ketahanan operasional, menurunkan emisi karbon dan menjaga keberlanjutan ketersediaan air bersih.

“Kontribusi terbesar inefisiensi di sektor air adalah konsumsi listrik dan pemborosan air akibat kebocoran pipa yang tidak terdeteksi. Sekitar 4% konsumsi listrik secara global berasal dari sektor air. Dan sekitar 25%-35% air hilang pada saat operasi pemompaan dan distribusi di dalam pipa sebelum akhirnya sampai di tempat konsumen. Dibutuhkan transparansi dan ketertelusuran aset air di seluruh jaringan operasional dan distribusi yang dapat meningkatkan visibilitas untuk pengambilan keputusan yang tepat berbasis data real-time. Hal ini dimungkinkan dengan pemanfaatan sensor, artificial intelligence, digital-twin dan analisis prediktif dengan platform terbuka,” ungkapnya Dalam acara bincang media Schneider Electric bertema “Roadmap Indonesia Menuju Smart Water Management, Selasa (24/08/2021).