https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   27 August 2021 - 13:42 wib

Satgas Ingatkan Warga Tak Cetak Sertifikat Vaksin

Masyarakat yang sudah divaksin Covid-19 baik dosis pertama maupun kedua mendapat sertifikat vaksin dari pemerintah. Ini bisa diunduh lewat situs PeduliLindungi. 

Persoalannya saat ini marak bermunculan jasa cetak kartu vaksin. Tawaran ini memberi kemudahan untuk memenuhi syarat perjalanan serta mengakses layanan publik. Bagaimana potensi bahayanya?

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Adisasmito mengatakan salah satu cara melindungi data pribadi, adalah tidak mencetak sertifikat vaksin. 

"Di dalam sertifikat vaksin terdapat QR code yang berisi data pribadi, maka masyarakat diminta untuk dapat mengunduh aplikasi PeduliLindungi," ujar Wiku di Jakarta, Jumat (27/8/2021).

Menggunakan aplikasi PeduliLindungi, masyarakat tak perlu lagi mencetak sertifikat vaksin. Data pribadi terjaga dan mencegah potensi kebocoran data.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Sertifikat Vaksin dan NIK Jokowi Bocor, Seberapa Aman Aplikasi PeduliLindungi?

Jagad media sosial Twitter, Jumat (3/9/2021) pagi dihebohkan denga
berita-headline

Viral

2.252 Varian Delta Terdeteksi di 33 Provinsi

Sebanyak 2.252 kasus varian Delta terpantau di 33 provinsi di Indonesia. Hal ini menjadikan setia
berita-headline

Viral

NIK Jokowi Tidak Bisa Diubah

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan Nomor Induk Kepen
berita-headline

Viral

Kemenkes Tutup Data NIK Pejabat di Aplikasi PeduliLindungi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menutup data Nomor Induk Kependudukan (NIK) milik sejumlah pejab
berita-headline

Viral

Penerapan Sertifikat Vaksin KRL, Masih Ada Warga yang Dilarang Masuk Karena Belum Vaksin

Kewajiban menunjukkan sertifikat vaksin COVID-19 bagi pengguna Ker