https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   29 August 2021 - 15:21 wib

Dorong Kolaborasi, Jakarta Metaverse Gelar NFT Gallery

Jakarta Metaverse, gerakan dan melting pot yang diinisiasi oleh Komite Ekraf Jakarta (KE JKT) bersama para pelaku ekraf Jakarta dalam membangkitkan kolaborasi lintas sektor kreatif, yang menerobos batas, menciptakan kebaruan, dan mendisrupsi cara berfikir. Acara ini digelar secara dari pada 27-29 Agustus 2021. Mengusung tema 'The New Age of Creative Economy', KE JKT berupaya menghadirkan sebuah babak baru Ekraf DKI Jakarta yang bertujuan mengajak para pelaku untuk bisa beradaptasi, berinovasi agar dapat menciptakan suatu kreasi baru, kesempatan baru, untuk terciptanya ekosistem ekonomi baru.

Salah satu program yang lahir dari visi tersebut adalah Jakarta Metaverse NFT Gallery (JMNG), sebuah etalase virtual karya digital para pelaku ekraf Jakarta yang diabadikan dengan teknologi Blockchain dalam format NFT sehingga bisa diperjual-belikan oleh masyarakat.

"NFT adalah sebuah implementasi teknologi Blockchain yang sangat serba-guna terutama di bidang industri kreatif dan kami melihat potensi terjadinya kolaborasi yang sangat tinggi lewat NFT untuk mendorong pergerakan ekraf khususnya di Jakarta. Karena NFT ini adalah sebuah fenomena baru, kami cukup kaget dengan antusiasme teman-teman ekraf Jakarta yang menyambut ajakan kami untuk berpameran," ujar Perwakilan Jakarta Metaverse, Sunny Gho. Sebagai kurator pameran pertama dari JMNG menyampaikan besarnya potensi kolaborasi yang mungkin terjadi.

Pameran pertama JMNG menampilkan karya dari nama-nama besar seperti sutradara Wregas Bhanuteja dengan film pendeknya “Tak Ada yang Gila di Kota Ini”. Film karyanya tersebut akan “menelurkan” 5 buah NFT yang sangat unik untuk menunjukan kemampuan NFT dalam menggabungkan konsep barang digital dan peleburannya dengan dunia fisik. Sebagai salah satu contoh, pengunjung dapat membeli sebuah shot dari film tersebut untuk kemudian mendapatkan memorabilia yang dipakai para pemeran.

Pameran ini juga didukung oleh Bumilangit Entertainment sebagai perusahaan yang menaungi karakter-karakter superhero Indonesia legendaris seperti Gundala dan Godam. Selain itu juga ada kartunis kawakan Muhammad Misrad, akrab dikenal sebagai Mice Cartoon, yang akan menjual karya-karyanya tentang Jakarta yang dibuat pada tahun 1998.

Sederetan kreator muda lintas sektor juga ikut meramaikan pembukaan galeri virtual ini, diantaranya Andriano Andigracio (3D Sculptor), Galang Larope (Sutradara Animasi), Mochtar Sarman (Painter), Kei Kusuma (Illustrator), Rhoald Marcellius (Comic Artist), dan Shakti Siddarta (Fotografer).

Dalam pelaksanaannya, KEJakarta bekerjasama dengan KaryaKarsa sebagai platform kreatif dan juga TokoCrypto yang baru saja meluncurkan TokoMall, sebuah platform marketplace NFT dimana pengunjung bisa mendapatkan NFT eksklusif yang dijual di sana. Separuh dari seluruh hasil penjualan dari pameran ini juga akan disumbangkan ke masyarakat terdampak pandemi lewat kerjasama TokoCrypto dan benihbaik.com. Pameran pertama JMNG akan dibuka untuk umum tanggal 29 Agustus 2021 hingga 29 September 2021 dan bisa diakses lewat tautan berikut: jakartametaverse.id/nft

Jakarta Metaverse menghadirkan Lebih dari 80 pembicara lintas subsektor ekonomi kreatif selama 3 hari. Serta menyuguhkan 25 panel diskusi yang terbagi dalam 2 panggung. Sederet nama yang telah terkonfirmasi menjadi pengisi acara melingkupi Irawan Karseno,  Ari Juliano, Cahyadi Wanda, Shawn Liem, Ade Putri,  Diaz Hensuk,  Elwin Hendrijanto, Chitra Subyakto,  Diana Nazir,  Kukuh Rizal, Wilson Tjandra, Antonny Liem, hingga Hadi Ismanto. Untuk dapat mengikut berbagai sesi di Jakarta Metaverse, daftar di www.jakartametaverse.id.

Sekilas Tentang Komite Ekraf Jakarta (KE JKT)

Sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memajukan sektor ekonomi kreatif melalui wadah kolaborasi yang inklusif. Terdiri dari para pelaku usaha, kreator, dan pegiat yang mewakili seluruh subsektor Ekraf yang berdomisili di DKI Jakarta. Dalam membantu penyusunan Peta Jalan Jangka Panjang Ekraf DKI Jakarta, kami bertindak sebagai katalisator antara kreator, pemerintah, industri, dan pihak terkait lainnya. Dengan visi menjadikan Ekraf sebagai poros utama pengembangan ekonomi dan sumber daya manusia di Jakarta, kami senantiasa mendorong tergeraknya kolaborasi untuk ekonomi baru yang bernilai tambah dan berkelanjutan, dalam semangat menuju ekosistem Ekraf Jakarta yang global.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Tips Meraih Pasar Internasional untuk Pelaku Ekonomi Kreatif

Gelaran Jakarta Metaverse sudah memasuki hari ke-2. Salah satunya mengangkat tema Round Table
berita-headline

Viral

Jakarta Metaverse Ajak Pelaku Ekraf Beradaptasi

Bagi kalian pelaku ekonomi kreatif, daftar yuk ke acara yang digelar oleh Jakarta Metaverse yang ber
berita-headline

Inersia

Rahasia Film Indonesia Raih Sukses di Luar Negeri

Sukses meraih Golden Leopard kategori kompetisi internasional (Concorso Internazionale) dalam Fes
berita-headline

Viral

Jakarta Metaverse Upaya Komite Ekraf Jakarta Ciptakan Melting Pot Pelaku Ekraf di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 membuat perekonomian nasional begitu terpukul, bahkan meski pemerintah menyataka