https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   29 August 2021 - 10:01 wib

Rp24 Miliar Disiapkan untuk Anak Yatim karena Covid-19

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp24 miliar untuk anak-anak yatim yang ditinggalkan orangtuanya karena penyakit Covid-19.

Saat ini Kementerian Sosial masih melakukan pendataan terhadap anak-anak yatim di sekuruh daerah melalui dinas terkait.

"Dana sebesar Rp24 miliar tersebut akan digunakan untuk membantu sebanyak 10.000 anak. diprioritaskan untuk anak yatim akibat Covid-19," kata Tri Rismaharini, Menteri Sosial.

Menurut dia, anggaran itu hanya ditujukan kepada anak yatim yang dtinggal mendadak oleh orangtuanya yang benar-benar terjangkit Covid-19, bukan yang berasal dari Program Keluarga Harapan (PKH). Diharapkan bantuan anak yatim itu akan diterima pada 2022 mendatang.

Meski sudah tidak lagi memiliki orang tua, namun Risma berharap kepada semua anak yatim agar tetap beremangat dalam menjalani kehidupan, demi menggapai harapan dan cita-citanya.

"Jangan patah semangat ya, kalian harus bisa berhasil meski bapak sudah tidak ada, sehingga harus tetap sekolah," harapnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Masuk Jalur Puncak, Siapkan Sertifikat Vaksin

Bagi anda yang hendak bepergian menuju Puncak, Bogor, Jawa Barat harap menyiapkan sertifikat vaks
berita-headline

Viral

DKI Yakin Paling Pertama Selesaikan Vaksinasi

Program vaksinasi Covid-19 yang digelar Pemprov DKI Jakarta dinilai sudah hampir mencapai target
berita-headline

Inersia

Agar Tidak Tegang Divaksin, Warga Tangerang Dihibur Sejumlah Badut

Program vaksinasi COVID-19 di wilayah Sudimara Pinang, Tangerang,
berita-headline

Viral

Ada Siswa Terpapar Covid-19, Sekolah Wajib Tutup 3 Hari

Saat ini sejumlah daerah telah melakukan sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka (PTM) te
berita-headline

Viral

Ribuan Imigran Asal Timur Tengah di Puncak Belum Divaksin

Sedikitnya 1.400 orang para pencari suaka atau imigran asal Timur Tengah yang menetap di kawasan