https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   30 August 2021 - 17:32 wib

Perundingan IUAE-CEPA Siap Dimulai, Mendag Lutfi Optimis Bakal Gairahkan Pasar Ekspor

Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) bersiap meluncurkan perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Emirat Arab (Indonesia–United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership  Agreement/IUAE-CEPA) pada awal September 2021.

Peluncuran perundingan IUAE-CEPA dijadwalkan dilakukan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dengan Minister of State for Foreign Trade UEA, Thani bin Ahmed Al Zeyoudi pada 2 September 2021.

"Kami menyambut baik rencana peluncuran perundingan IUAE-CEPA di September. Peluncuran perundingan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan kerja sama, terutama di sektor perdagangan dan investasi, sekaligus mendorong pemulihan perekonomian akibat pandemi covid-19," ujar Lutfi, Senin, (30/8/2021).

UEA merupakan mitra dagang strategis bagi Indonesia. Menjelang Expo 2020 Dubai, pemerintah ingin memanfaatkan momen untuk menggenjot ekspor produk lokal ke UEA.

"Selain itu, langkah ini akan membuka peluang penetrasi produk Indonesia yang semakin besar, tidak hanya di kawasan Timur Tengah tetapi juga Afrika dan Eropa," harapnya.

Peluncuran perundingan IUAE-CEPA juga merupakan upaya menjaga momentum hubungan baik antarkedua kepala negara."IUAE-CEPA diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kedua negara melalui peningkatan akses pasar perdagangan barang, jasa, dan investasi. Selain itu, juga meningkatkan kerja sama ekonomi, termasuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat kedua negara," jelas Lutfi.

UEA sebagai anggota Gulf Cooperation Council (GCC) merupakan salah satu pasar ekspor nontradisional yang menjadi hub perdagangan internasional ke tujuan pasar Timur Tengah, Afrika, dan Eropa.

"Sehingga, peningkatan kerja sama ini akan memberi manfaat yang besar bagi kedua negara," tutur Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono.

Total perdagangan Indonesia-UEA pada periode Januari-Juni 2021 mencapai USD 1,86 miliar. Pada periode tersebut, ekspor Indonesia ke UEA tercatat sebesar USD 0,85 miliar. Komoditas ekspor utama Indonesia ke UEA di antaranya minyak sawit, perhiasan, tabung dan pipa besi, mobil dan kendaraan bermotor, serta kain tenun sintetis.

Sementara, impor Indonesia dari UEA tercatat sebesar USD 1 miliar. Komoditas impor utama Indonesia dari UEA di antaranya produk setengah jadi besi atau baja, hidrokarbon acyclis, aluminium tidak ditempa, logam mulia koloid, dan polimer propilena.

Total perdagangan Indonesia-UEA di 2020 sendiri tercatat sebesar USD 2,93 miliar. Total ekspor Indonesia ke UEA pada 2020 sebesar USD 1,24 miliar. Sedangkan impor Indonesia dari UEA tercatat sebesar USD 1,68 miliar.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Erick Thohir Jamin Mendag Lutfi Bukan Sosok yang Suka Impor

Sejak awal, Presiden Joko Widodo mewanti-wanti para menteri untuk mengurangi ketergantungan terha
berita-headline

Kanal

Upaya Bea Cukai Dorong Pelaku Usaha Tembus Pasar Ekspor

Sebagai komitmen mendukung pelaku industri dalam menembus pasar global, Bea Cukai terus berupaya
berita-headline

Viral

Neraca Dagang Surplus Besar Ekonomi Segera Pulih, Mendag Lutfi Sumringah

Dari hari ke hari, neraca perdagangan Indonesia menunjukkan pergerakan yang menggembirakan. Di ma
berita-headline

Viral

4 Hari Sidang ASEAN, Mendag Lutfi: Ekonomi Digital Kikis Kesenjangan

Selama empat hari, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi berjibaku dalam sidang ASEAN. Banyak masala
berita-headline

Viral

Mendag Lutfi Perjuangkan Produk Indonesia Kuasai Pasar Mitra ASEAN

Terkait perdagangan dunia, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi punya mimpi besar. Produk