https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   31 August 2021 - 05:23 wib

Taliban: Hak Belajar Perempuan Afghanistan Diatur Sesuai Hukum Islam

Para perempuan Afghanistan akan diizinkan untuk belajar di universitas tetapi akan ada larangan kelas campuran dengan laki-laki di bawah kekuasaan mereka, kata pejabat menteri pendidikan tinggi Taliban pada hari Minggu. 

"Orang-orang Afghanistan akan melanjutkan pendidikan tinggi mereka berdasarkan hukum Syariah dengan aman tanpa berada dalam lingkungan campuran pria dan wanita," tutur Pelaksana Tugas Menteri Pendidikan Taliban, Abdul Baqi Haqqani seperti dikutip dari AFP.

Pernyataan Haqqani disampaikan dalam pertemuan dengan para tetua Taliban yang dikenal sebagai loya jirga pada hari Minggu kemarin.

Mengenai pendidikan di Afghanistan, Taliban mengaku ingin menciptakan kurikulum berkualitas yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

"Kami ingin menciptakan kurikulum yang masuk akal dan Islami, sejalan dengan nilai-nilai Islam, nasional dan sejarah kita. Di sisi lain, kurikulum ini juga mampu bersaing dengan negara lain," imbuhnya.

Selain mengatur mengenai perkuliahan, murid perempuan dan laki-laki juga akan dipisah di level sekolah dasar dan menengah. Langkah ini sebenarnya sudah umum di Afghanistan yang sangat konservatif.

Sebelumnya, Taliban telah berjanji untuk menghormati kemajuan-kemajuan yang telah dicapai terkait hak-hak perempuan. Namun, Taliban menegaskan hak-hak tersebut tetap harus berada dalam kerangka aturan Islam.

Sejumlah pihak menyambut baik pernyataan Taliban, namun sebagian lainnya skeptis apakah janji itu akan ditepati.

Tingkat penerimaan universitas di Afghanistan telah meningkat selama 20 tahun terakhir, terutama di kalangan wanita yang telah belajar berdampingan dengan pria. Tetapi serentetan serangan terhadap pusat-pusat pendidikan di Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir -- yang telah menewaskan puluhan orang -- memicu kekhawatiran.

Taliban membantah berada di balik serangan institusi pendidikan, yang memang beberapa di antaranya diklaim beberapa grup lokal afliasi Islamic State (ISIS).

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Bendung Taliban dari Dunia Maya, Ini Langkah Facebook

Jatuhnya ibu kota Kabul, Afghanistan ke tangan kelompok bersenjata Taliban, membuat aplikasi What
berita-headline

Inersia

Stres Kerja Buat Wanita Lebih Beresiko Kena Serangan Jantung

Waspada bagi para wanita yang mengalami stres kerja, gangguan tidur serta kelelahan. Hasi studi t
berita-headline

Viral

Temui Perwakilan Taliban, Ini Penjelasan Menlu Retno

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan perwakilan Taliban di Qatar guna mem
berita-headline

Viral

Taliban Beri Izin Perempuan Sekolah Tinggi dengan Syarat Ini

Penguasa baru Afghanistan, Taliban, telah menebar janji tidak akan kembali pada pemerintahan mere
berita-headline

Viral

Media Barat Skeptis dengan Janji Taliban

Dun