https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   31 August 2021 - 14:36 wib

Bareskrim Selidiki Dugaan Kebocoran Data eHAC

Bareskrim Polri ikut menyelidiki kasus dugaan kebocoran data 1,3 juta pengguna aplikasi electronic-Health Alert Card (eHAC) Kemenkes.

"Polri bantu lidik juga," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Selasa (31/8/2021).

Argo belum merinci mengenai proses penyelidikan itu. Namun meminta masyarakat mempercayakan penangan kasus tersebut kepada Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Sebelumnya, VPN Mentor, situs yang fokus pada Virtual Private Network (VPN), melaporkan adanya dugaan kebocoran 1,3 juta data pada eHAC.

Data- data yang bocor tidak hanya sekadar data yang ada di KTP, tapi juga sampai menyentuh data hasil tes COVID-19, paspor, data rumah sakit dan klinik yang telah melakukan pengetesan pada pengguna, hingga data pembuatan akun eHAC.

Dugaan kebocoran data tersebut terjadi karena pembuat aplikasi menggunakan database Elasticsearch yang tidak memiliki tingkat keamanan yang rumit sehingga mudah dan rawan diretas.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Kemenkes Lakukan Audit Vaksinasi COVID-19 Untuk Cegah Penyimpangan

Kementerian Kesehatan menggandeng BPKP dan berbagai pihak untuk melakukan audit secara berkala un
berita-headline

Viral

CT Value Rendah Tidak Bisa Gambarkan Varian Baru Mu?

Sebuah fenomena aneh yang terjadi pada sejumlah pasien covid-19 di Rumah Sakit Lapangan Indrapura
berita-headline

Viral

Kemenkes: 42.962.640 Warga Sudah Peroleh Vaksin COVID-19 Lengkap

Kementerian Kesehatan melaporkan, hingga Rabu (15/9/2021), tercatat sebanyak 42.962.640 warga Ind
berita-headline

Inersia

Harga PCR Turun, Masyarakat Mulai Bisa Menikmati Tes Lebih Murah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar biaya pemeriksaan testing atau scre
berita-headline

Viral

Kemenkes Tetapkan Harga Tes Antigen jadi Rp99 Ribu

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia Abdul K