Minggu, 26 Juni 2022
26 Dzul Qa'dah 1443

Ngebet Nyapres, Cak Imin Diminta Realistis

Minggu, 19 Jun 2022 - 16:18 WIB
Antarafoto Pertemuan Prabowo Muhaimin 180622 Adm 9(1) - inilah.com
Gerindra-PKB potensi berkoalisi jika Cak Imin bersikap realistis. Tidak ngebet maju sebagai capres. Foto: Antara

Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin diminta bersikap realistis menghadapi Pilpres 2024. Sikap ngebet Imin maju nyapres bisa menjadi bumerang bagi partai dan dirinya sendiri.

Profesor Riset BRIN, Siti Zuhro menyebutkan, sebaiknya Imin mau mengalah dan tidak maksa nyapres. Terlebih elektabilitasnya rendah dan sulit untuk didongkrak.

“Jadi, menurut saya realistis saja. Karena animo masyarakat dari Sabang sampai Merauke tidak seperti yang diharapkan PKB,” kata Siti Zuhro, di Jakarta, Minggu (19/6/2022).

Siti Zuhro mengapresiasi pertemuan Imin dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Kertagana, Sabtu (18/6/2022), malam yang berujung pada pernyataan bersama Gerindra-PKB siap bekerjasama untuk 2024. Sejatinya jumlah kursi di parlemen kedua parpol tersebut sudah cukup mengamankan tiket mengusung pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2024 dengan berkoalisi.

Baca juga
Attack Mode, Salah Satu Keunggulan Sirkuit Formula E Jakarta

Menurutnya, apabila Imin tetap ngotot menjadi capres, terbuka kemungkinan Gerindra pindah haluan dan mencari parpol koalisi yang mendukung Prabowo maju sebagai capres. Sebaliknya jika Imin mau menjadi cawapres, terbuka kemungkinan kerja sama Gerindra-PKB berujung pada koalisi.

“Cak Imin sesuai animo masyarakat yang tidak tinggi, ya sebagai calon wakil presiden saja,” kata perempuan yang akrab disapa Wiwiek itu.

Dia melanjutkan, maraknya baliho Cak Imin tidak cukup mendongkrak elektoral. Bahkan tidak bisa mengimbangi elektabilitas Prabowo. Artinya, adanya kesepakatan Gerindra-PKB berkoalisi tergantung dari sikap dan kematangan berpolitik Imin. “Berdua itu sudah cukup kok untuk berkoalisi,” kata dia.

Baca juga
Indonesia Berduka, Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia

Cak Imin dalam sejumlah kesempatan menyatakan siap maju sebagai capres. Bahkan dia mematok syarat diusung capres jika PKB masuk dalam Koalisi Indonesia Bersatu. Sebagai upaya untuk memancing wacana, Imin mengaku ingin menggaet Menkeu Sri Mulyani menjadi cawapres.

Sedangkan Gerindra disebut bakal mendeklarasikan Prabowo sebagai capres. “Insya Allah dalam bulan-bulan mendatang, kami akan segera mendeklarasikan Pak Prabowo sebagai calon presiden Republik Indonesia yang diusung Partai Gerindra,” kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, belum lama ini.

Tinggalkan Komentar