Sabtu, 25 Juni 2022
25 Dzul Qa'dah 1443

Ngos-ngosan Sejak Februari, Shopee Dikabarkan PHK Besar-besaran

Selasa, 14 Jun 2022 - 19:17 WIB
Ngos-ngosan Sejak Februari, Shopee Dikabarkan PHK Besar-besaran
Shopee didera kabar PHK. (Sumber: Liputan6).

Satu per satu perusahaan rintisan atau startup berguguran. Termasuk Shopee yang berkelas dunia, dikabarkan bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di sejumlah negara termasuk Indonesia.

Perusahaan e-commerce milik Sea Group ini, terpaksa menjalani PHK lantaran beban keuangan yang semakin berat, demikian dikutip dari Deal Street Asia dan Tech in Asia, Selasa (14/6/2022).

Menurut Deal Street Asia, kebijakan PHK Shopee, tentu saja akan berdampak kepada karyawan di beberapa pasar Asia Tenggara, yakni Indonesia, Thailand, dan Vietnam. Saat ini, pihak manajemen Shopee dikatakan telah mengirim email kepada sejumlah karyawan yang masuk daftar PHK.

Baca juga
Dompet Digital LinkAja Hadirkan Menu Baru Layanan Kesehatan

Keputusan untuk melaksanakan kebijakan PHK, telah disampaikan kepada karyawan dalam pertemuan town hall, secara global. Lini bisnis ShopeePay dan pengiriman makanan ShopeeFood di Indonesia, disebut-sebut masuk gelombang PHK. Meski begitu, jumlah karyawan yang terkena PHK belum bisa dipastikan.

Sejatinya, valuasi aset Shopee terlihat merosot tajam pada dua atau tiga bulan lalu. Akhir April 2022, kapitalisasi pasar Grab, Sea Group melorot tajam. Regulasi ketat di India dan ‘bakar uang’ dinilai menjadi penyebab penurunan valuasi.

Berdasarkan data YCharts, kapitalisasi pasar Sea Group mencapai US$50,11 miliar pada 25 April 2022. Turun drastis ketimbang Oktober 2021 yang masih berada di level US$200 miliar.

Baca juga
Bisnis UMKM Alami Stagnan? Ini Jawaban dan Solusinya

Pada Februari 2022, Sea Group kehilangan kapitalisasi pasar harian yang cukup tinggi yakni US$16 miliar, atau setara Rp228 triliun, setelah India memblokir game besutannya yakni Free Fire. Investor Sea Group khawatir pemblokiran ini merembet kepada aplikasi e-commerce, Shopee di India.

Alhasil, perusahaan e-commerce yang beroperasi secara global ini, terpaksa membatalkan rencana ekspansi bisnis di India dan Prancis.

Kalau benar Shopee tumbang, menambah panjang daftar startup yang tumbang. Sebelumnya perusahaan rintisan yang disokong modal ventura seperti Lummo, LinkAja, JD.ID, Pahamify dan Zenius telah melakukan PHK, untuk memangkas operasinya. Kita tunggu saja. [ikh]

Tinggalkan Komentar