Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

Niat dan Konsistensi, Kunci Revolusi Diri Menggapai Mimpi

Niat dan Konsistensi, Kunci Revolusi Diri Menggapai Mimpi
Co-founder Muslim Milenial Romzi Ahmad (kiri), Bersama CEO Inilah.com dan Founder Revolusi Kedai Kopi Fahd Pahdepie (kanan), saat diskusi Revolusi Kedai Kopi 2022 bertema ‘Transformasi Diri, Mengubah Diri, Menggapai Mimpi’ di Inilah Corner, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (8/4/2022).

Seseorang dalam proses hijrah menuju hidup yang lebih baik dan berwarna, butuh konsistensi atau ketetapan dan kemantapan dalam bertindak. Mengingat hijrah bukan lah perkara mudah, banyak rintangan dan godaan sering kali menghampiri dan menguji niat seseorang ketika bergeser ke kehidupan yang lebih baik menurut jalan Tuhan.

Walaupun hijrah itu berat, lantaran niat baik memang tidak selalu diterima dengan baik, namun akan terbiasa jika kuncinya tetap istiqomah atau berusaha menjaga perbuatan baiknya di jalan Allah SWT secara konsisten dan tidak berubah.

Demikian kata Founder Muslim Milenial, Romzi Ahmad saat menjadi pemateri dalam acara diskusi Revolusi Kedai Kopi bertajuk ‘Transformasi Diri, Mengubah Diri Menggapai Mimpi’ di Kantor Inilah.com, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (8/4/2022).

Baca juga
Shin Tae Yong: Persiapan Mantap, Indonesia Bisa Gilas Laos 5-1

“Kalau kaitan sama konsistensi, sebelum proses istiqomah ada namanya proses dawam berulang-ulang secara terus menerus. Istiqomah itu ada nuansa nilainya bertambah atau niat semakin bersih. Biasanya istiqomah itu bisa di bangun kalau adanya komitmen yang mengikat kita. Kebetulan kita punya satu komitmen seperti untuk beribadah karena ada komitmen kita terhadap Tuhan,” kata Gus Romzi.

“Jadi, kalau niatnya untuk tujuan mulia kamu tidak akan tersesat. Tetapi kalau niat hijrahnya tujuannya enggak oke mungkin kita akan tersesat,” lanjut mantan Staf Khusus Presiden RI tersebut.

Niat dan Konsistensi, Kunci Revolusi Diri

Sementara itu, Direktur Eksekutif Amanat Institute, Fahd Pahdepie mengatakan hijrah bukan berarti seseorang tidak lagi menjadi dirinya sendiri, namun butuh konsistensi yang dalamnya ada dua hal penting yakni niat dan tujuan yang jelas. Baik itu bermanfaat bagi diri sendiri dan juga terhadap orang lain.

Baca juga
Terseret DNA Pro, Rossa Ngaku Cuma Nyanyi

“Jadi konsistensi itu juga terkait dengan persoalan niat dan tujuan yang jelas. Bukan hanya mengulang-ngulang sesuatu yang sama. Banyak orang bilang ‘bagaimana cara untuk istiqomah? Ya ulang-ulang aja terus’ Belum tentu benar. Harus jelas tujuannya apa. Jadi tips saya, tentukan niat dan tujuan bisa bikin kita konsisten,” kata Fahd.

CEO Inilah.com ini menambahkan tujuan hidup dapat membantu seseorang untuk mendapatkan pemahaman benar perihal makna kehidupan. Jadi, pencarian tujuan hidup adalah inti dalam proses kehidupan.

“Hidup ini kalau tidak punya tujuan tidak seru. Kalau tidak ada tujuan pasti kita bingung, maka pertama kita punya niat menentukan tujuan. Kalau tujuan sudah tetapkan kita punya kreatifitas punya perangkat berpikir kira-kira apa yang kita lakukan untuk mencapai destinasi itu,” tutup Fahd Pahdepie yang juga penulis buku Hijrah Bang Tato, sebuah buku berdasarkan kisah nyata perjuangan Bang Tato menjalankan kesempatan kedua, berhijrah untuk kehidupan yang lebih baik.[INU]

Tinggalkan Komentar