Minggu, 29 Mei 2022
28 Syawal 1443

Noel JoMan: Ada Menteri yang Dendam kepada Saya

Noel JoMan: Ada Menteri yang Dendam kepada Saya

Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer atau Noel mengatakan pencopotannya sebagai komisaris di anak perusahaan BUMN PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Mega Eltra bersifat politis.

Noel menduga ada pihak tertentu khususnya di lingkaran istana yang memiliki dendam kepadanya. Bahkan Noel menyebut pihak yang menyimpan dendam kepadanya itu adalah sosok menteri di dalam kabinet.

Meski begitu, Noel tak mau menyebut siapa menteri yang dia maksud. Namun menurutnya latar belakang menteri tersebut dendam karena dia sering mengkritik kebijakan-kebijakan menteri tersebut.

“Karena ada beberapa kebijakan menteri yang selama ini saya kritik dan mereka mencari momentum, momentumnya pas lah kemarin menjadi saksi yang meringankan Munarman. Saksi yang meringankan, bukan saksi yang membebaskan,” ujar Noel di PT Mega Eltra, Jakarta, Kamis (24/3/2022).

Baca juga
Ekonomi Seret Antam Setor Rp1,63 T ke Negara, Pengamat Hingga DPR Kaget

Dia menduga kuat adanya motif politik di balik pencopotannya sebagai komisaris BUMN. Namun dia tidak mempermasalahkannya karena jabatan bukan satu-satunya yang dia kejar atau pertahankan.

“Saya bilang saya tidak haus jabatan. Jadi jangan kira karena jabatan saya, saya harus ngemis-ngemis dan lobi-lobi sana sini untuk tidak dicopot, tidak mungkin, saya tidak akan melakukan hal itu,” ungkapnya.

Untuk itu, Noel akan menerima apapun risiko atas sikapnya selama ini. Sebab baginya integritas adalah segalanya.

“Saya tidak mau menggadaikan integritas saya atau bernegoisasi dengan jabatan saya saya tidak mau. Jadi saya tegaskan sekali lagi, saya tidak pernah mau merusak integritas saya, hanya karena sebuah jabatan,” ujarnya.

Baca juga
BSI Buka Kantor di Dubai, Menteri Erick Berharap Indonesia dan UEA Makin Mesra

Noel JoMan Dicopot dari Jabatan Komisaris BUMN

Sebelumnya, Immanuel Ebenezer dicopot dari jabatannya sebagai komisaris di anak perusahaan BUMN PT Pupuk Indonesia (persero), yakni PT Mega Eltra.

Pencopotan jabatan pria yang biasa disapa Noel itu terjadi usai ia menjadi saksi bagi terdakwa Munarman dalam kasus dugaan tindak pidana terorisme.

“Iya dicopot dari Komisaris Utama Mega Eltra, per hari ini dicopot suratnya besok definitifnya,” ujar Ketua Joman itu, Rabu (23/3/2022).

Noel tak mengetahui alasan pasti mengapa BUMN mencopot dirinya dari jabatan Komisaris Utama PT Mega Eltra. Padahal selama ia bergabung, perusahaan Mega Eltra surplus laba mencapai Rp31 miliar. Ia lantas menduga alasan pencopotan itu karena ada dendam pribadi.

Tinggalkan Komentar