Notaris Kasus Tanah Nirina Ditangkap di Kalibata, Satu Lagi Masih Buron

Nirina - inilah.com
Nirina Zubir (foto istimewa)

Setelah menangkap seorang notaris bernama Ina Rosiana di Kalibata City, polisi masih terus memburu seorang lagi tersangka lagi bernama Erwin Riduan. Keduanya dianggap terlibat dalam kasus mafia tanah keluarga artis Nirina Zubir.

Kasubdit Harta dan Benda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi menduga notaris bernama Erwin melarikan diri saat hendak dijemput paksa. Karena sudah dilakukan pemanggilan tidak diindahkan.

“Untuk Notaris Erwin belum ditemukan pada alamat yang dicari,” katanya, Selasa (23/11/2021).

Pihak kepolisian pun meminta kepada tersangka Erwin untuk menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. Hal ini untuk memperjelas kasus yang telah menjadi perhatian publik tersebut.

Baca juga  Pigai Langganan Rasis Pendukung Jokowi

“Di manapun keberadannya kami mengimbau agar segera menghadap ke penyidik,” ucapnya.

Sebelumnya anggota Polda Metro Jaya telah melakukan penjemputan paksa terhadap seorang notaris bernama Ina Rosaina di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan pada Selasa (23/11/2021) dini hari.

Penjemputan paksa terpaksa dilakukan karena polisi telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang notaris bernama Ina Rosaina dan Erwin Riduan, namun keduanya mangkir dari pemeriksaan sebanyak dua kali.

Dalam kasus mafia tanah yang dialami artis Nirina Zubir ini polisi telah menetapkan tersangka di antaranya asisten rumah tangga (ART) ibunda Nirina bernama Riri Khasmita serta suaminya yang bernama Endrianto.

Baca juga  Polisi Buru Bandar Narkoba Terkait Pembakaran Mimbar Masjid

Tiga tersangka lainnya adalah Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang membantu pasangan suami istri (pasutri) Riri dan Endrianto yakni Faridah, Ina Rosaina, dan Erwin Riduan. Ketiganya diduga telah membalikkan nama aset milik Cut Indria Marzuki, ibu dari Nirina Zubir.

Para tersangka dijerat Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 264 KUHP dan atau Pasal 266 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 3, 4, 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Tinggalkan Komentar