Minggu, 29 Mei 2022
28 Syawal 1443

NTB Perkuat ‘Branding’ Pariwisata Halal dengan Pesona Khazanah Ramadan

NTB Perkuat ‘Branding’ Pariwisata Halal dengan Pesona Khazanah Ramadan - inilah.com
Foto: Istockphoto.com

Kegiatan Pesona Khazanah Ramadan 2022 diklaim semakin memperkuat branding Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai destinasi utama wisata halal di Indonesia. Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi menegaskan hal tersebut.

“Ini momentum yang baik untuk menjadikan NTB destinasi wisata utama di Indonesia dan dunia,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Yusron Hadi saat membuka Pesona Khazanah Ramadan di Islamic Center, Mataram, Sabtu (16/4/2022).

Ia menyampaikan kegiatan ini juga untuk memperkuat UMKM dengan memberikan ruang pada pelaku usaha kecil menyemarakkan Ramadan sekaligus pariwisata NTB.

Sementara itu, Ketua Panitia Syarifudin Hidayatullah mengatakan Pesona Khazanah Ramadan selain kegiatan yang bersifat ibadah juga diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan semangat mengisi Ramadan dengan berbagai kegiatan positif.

Baca juga
Wamenag Minta Umat Islam Hormati Perbedaan Awal Ramadan

“Kegiatan ini telah dimulai sejak awal Ramadan seperti tadarus dan lainnya, seperti bazaar, pesantren expo, pentas seni budaya Islam, pameran buku dan dialog Islam diharapkan dapat menyemarakkan bulan suci Ramadan tahun ini,” ujar Kepala UPT Islamic Center ini.

Selama dua pekan dalam rangka bulan Ramadan, acara akan berlangsung hingga puncaknya pada Malam Takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Panitia juga melaksanakan pemberian takjil, buka puasa bersama, tarawih, tadarus, qiyamul lail dan kultum subuh, lomba Tahfizhul Quran, cerdas cermat serta lomba dai yang terbuka untuk peserta dari siswa siswi.

Baca juga
Foto: Salat Tarawih Berjama'ah Pertama di Masjid Istiqlal Jakarta

“Peringatan Nuzulul Quran dan takbiran sebagai acara puncak,” kata Syarifudin.

Kegiatan tahunan kolaborasi seperti Biro Kesra dan UPTD Pengembangan Destinasi Unggulan Daerah yang mengelola Islamic Center juga didukung Kementerian Pariwisata mulai dari Nanggroe Aceh Darussalam sampai Papua.

Ditambahkannya, kegiatan baru yang belum pernah dilakukan pada tahun sebelumnya adalah pesantren expo yang diisi oleh pondok pesantren berupa profil kegiatan pondok, produk kreatif hingga ada ruang performance seni budaya yang ada di masing-masing pesantren.

Begitu juga pesantren Ramadan setiap akhir pekan Sabtu dan Ahad diisi oleh para siswa di Kota Mataram yang berlangsung di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB.

Baca juga
Tumbuh Ratusan Persen, 18,5 Juta UMKM Sudah Masuk Ekosistem Digital

Sebanyak 10 pondok pesantren secara bergilir hadir mengisi kegiatan Pesona Khazanah Ramdhan agar masyarakat lebih mengenal dunia pesantren.

“Ada juga lomba lomba seperti menggambar, lomba azan, fashion show muslimah, lomba nasyid dan festival takbir, dile jojor dan bedug di penghujung Ramadan,” katanya.

Tinggalkan Komentar