Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

Nurhayati Tak Akan Gugat Penegak Hukum yang Jadikannya Tersangka

Nurhayati
Nurhayati pelapor kasus korupsi dana desa di Cirebon bersama kuasa hukum

Perangkat Desa Citemu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Nurhayati mengaku tidak ada rencana untuk menggugat secara perdata penegak hukum yang telah menetapkan dirinya sebagai tersangka korupsi dana desa.

“Kami tidak ada rencana untuk menggugat secara perdata para penegak hukum atas penetapan tersangka Nurhayati,” kata Kuasa Hukum Nurhayati, Elyasa Budianto, Rabu (2/3/2022).

Tindakan itu dilakukan untuk saling menjaga, karena yang terpenting menurutnya adalah Nurhayati telah bebas dari jerat kasus hukum.

Apalagi saat ini Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon sudah mengeluarkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) terhadap kasus Nurhayati.

“Yang terpenting Nurhayati sudah bebas, dan mendapatkan SKP2,” tuturnya.

Baca juga
Foto: Potret Anggiat Pasaribu Peluk Ibunda Arteria Dahlan di Fraksi PDI Perjuangan Gedung DPR

Selain itu, pihaknya belum ada rencana meminta pihak berwajib memulihkan nama baik Nurhayati mengingat saat ini semua orang sudah tahu bahwa Nurhayati tidak melakukan tindak pidana apa pun.

Sementara itu, Nurhayati mengaku semua kasus hukum yang menimpanya sudah diserahkan kepada kuasa hukumnya sehingga apa pun yang akan dilakukan harus sesuai dengan kesepakatan.

“Semua saya serahkan kepada kuasa hukum, (apakah akan mengajukan pemulihan nama baik atau tidak),” katanya.

Nurhayati mengaku sangat senang ketika mendapatkan SKP2 dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon karena selama tiga bulan dirinya menyandang sebagai tersangka kini sudah bisa terlepas.

Baca juga
Kejagung Segera Keluarkan SKP2 Kasus Nurhayati

“Beban selama tiga bulan yang saya emban sekarang sudah tidak ada lagi,” tuturnya.

Tinggalkan Komentar