Obat Oral Molnupiravir untuk Covid-19 Harus Lulus BPOM

Obat Oral Molnupiravir untuk Covid-19 Harus Lulus BPOM - inilah.com

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan obat oral Molnupiravir yang digadang-gadang sebagai obat Covid-19 harus menjalani tahapan persyaratan BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan).

Obat ini merupakan salah satu antivirus yang semula dikembangkan untuk penyakit influenza. Namun di kemudian hari diperkirakan efektif dalam penanganan COVID-19. Cara kerja obat ini dengan memicu kesalahan pada proses perbanyakan virus dalam tubuh.

Saat ini, Molnupiravir dalam proses pengajuan izin kepada Food and Drugs (FDA)  selaku Badan Pengawas Obat di Amerika Serikat.

“Sama halnya, sebelum dapat digunakan di Indonesia tentu saja obat Molnupiravir terlebih dahulu harus menjalani tahapan yang dipersyaratkan oleh BPOM  (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Mulai dari proses tahapan penemuan dan pengembangan hingga pengawasan keamanan konsumsi obat di masyarakat,” jelas Wiku dikutip dari covid19.go.id, Jakarta, Jumat, (08/10/2021).

Baca juga  COVID-19 di Indonesia Tambah 434 Kasus

Penting untuk diketahui masyarakat, bahwa pemberian obat pada setiap pasien COVID-19 akan berbeda, menyesuaikan kondisi masing-masing individu termasuk tingkat keparahan gejala yang dirasakan. Karena itu sangat penting untuk mengikuti anjuran dokter dalam menjalani pengobatan. Masih menurut Wiku, tidak disarankan mengkonsumsi obat tanpa pengawasan tenaga kesehatan.

“Informasi ini penting diketahui masyarakat agar dapat memahami perbedaan peruntukkan  masing-masing produk tersebut,” jelas Wiku.

Tinggalkan Komentar